POJOKSATU.id, JAKARTA—Jagat media sosial heboh dengan beredarnya surat undangan acara pelatihan dan penerimaan bantuan modal bagi pelaku usaha di Denpasar, Bali, 7-9 Februari 2024.
Fakta sebenarnya terungkap, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat undangan pelatihan bantuan modal dimaksud.
Plt Sekjen Kementerian Perdagangan Suhanto menegaskan surat tersebut palsu alias hoaks.
"Beredar surat undangan pelatihan dan penerimaan bantuan modal tertanggal 2 Februari 2024 mengatasnamakan Kementerian Perdagangan. Surat tersebut palsu," kata Plt Sekjen Kemendag Suhanto melalui siaran persnya, Minggu (4/2).
Baca Juga: Jelang Pilpres Projo Jatim Siapkan 250 Ribu Anggota Kawal TPS Prabowo-Gibran
Suhanto mengatakan, Kemendag tidak pernah mengeluarkan surat tersebut dan tidak pernah menyelenggarakan acara pelatihan dan penerimaan bantuan modal tersebut.
Menurut Suhanto, Kemendag memiliki tugas menyelenggarakan urusan di bidang perdagangan dalam pemerintahan untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Dalam melaksanakan tugas, Kemendag menyelenggarakan fungsi, di antaranya perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang penguatan dan pengembangan perdagangan dalam negeri.
Baca Juga: Jenderal Guo
Tugas lainnya adalah di bidang perlindungan konsumen dan tertib niaga, perdagangan luar negeri, peningkatan akses pasar barang dan jasa di forum internasional, pengembangan ekspor nasional.
Kemudian pengembangan, pembinaan, dan pengawasan di bidang perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, dan pasar lelang komoditas.
Suhanto menjelaskan, terdapat juga kebijakan bidang perdagangan dalam negeri, seperti program fasilitasi 1.000 warung yang dibuat berdasarkan kebijakan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.
Sementara itu, pendampingan pengelolaan warung modern dan akses pembiayaan diberikan melalui perbankan, yaitu berupa bantuan kredit usaha rakyat (KUR) dan supermikro.
Suhanto menambahkan masyarakat yang berminat untuk mendirikan warung dapat menghubungi Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri dengan mencantumkan identitas dan lokasi pendirian warung.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp (WA) Layanan Informasi bidang Perdagangan Dalam Negeri 0811-1068-1818 atau 0811-1061-919.
Selanjutnya, Kemendag bersama pemasok dan perbankan yang tergabung dalam program akan melakukan verifikasi kelayakan usaha pendirian warung.***




