POJOKSATU.id - Apa penyebab kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Jumat 5 Januari 2024 pagi pukul 06.03 WIB?

Kecelakaan kereta api di Cicalengka itu mengejutkan publik lantaran tabarakan adu bagong yang sangat keras.

Dalam kecelakaan kereta api di Cicalengka itu, 2 kereta bertabrakan satu arah.

Baca Juga: Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka Tambah jadi 3 Orang, Ini Identitasnya

Yakni KA Turangga 65 tujuan Surabaya-Bandung dengan comuter line lokal.

Kecelakaan terjadi tepanya di KM 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka.

Berdasarkan data terbaru, akibat kecelakaan kereta di Cicalengka itu, terdapat 3 korban meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka, Kapolresta Bandung Bilang Begini

Informasi yang didapat, ketiganya adalah 1 masinis dan asisten masinis comuter line dan 1 pramugara KA Turangga.

Tentu saja penyebab kecelakaan kereta api di Cicalengka itu jadi pertanyaan besar publik.

PT KAI pun memastikan akan melakukan investigasi bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT.

Baca Juga: 2 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka Ternyata Masinis, Terjepit 2 Kereta

“KAI akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ucap Vice President Public Relations KAI Joni Martinus melalui keterangannya, dikutip Pojoksatu.id.

Hingga saat ini, proses evakuasi penumpang dari kedua kereta api masih berlangsung.

PT KAI juga telah mengerahkan petugas dan peralatan untuk mempercepat proses evakuasi.

"KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di dua KA yang mengalami musibah tersebut," ucap dia.

Akibat kecelakaan tersebut, jalur rel antara Haurpugur-Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui.

Baca Juga: Proses Evakuasi Kecelakaan Kereta di Cicalengka, Petugas Gabungan Kembali Temukan Korban Meninggal Dunia, Total Sudah 3 Korban

Selain itu juga dilakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain bagi perjalanan kereta yang akan melintas di wilayah tersebut.

Atas kecelakaan kereta api di Cicalengka itu, PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan.

Joni Martinus juga memastikan PT KAI akan berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi jalur rel dan melayani penumpang dengan baik.

Baca Juga: Nasib Para Penumpang Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka, Ini Penjelasan Humas Daop 2 Bandung

Sementara, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga langsung mengirimkan tim untuk menindaklanjuti dan mengevakuasi korban kecelakaan KA tersebut.

"Guna menindaklanjuti dan mengevakuasi korban dari insiden ini, DJKA telah mengirimkan tim teknis untuk mengamankan lokasi kejadian,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal dalam keterangannya.

Tim teknis DJKA akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan kereta api di Cicalengka tersebut.***