POJOKSATU.id, PADANG-- Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) di Kabupaten Agam dan Tanah Datar meletus Minggu siang (3/12/2023). Hingga hari ini erupsi di sekitar lokasi masih berlangsung.

Dari laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops_PB) BPD Kabupaten Agam menyampaikan, akibat gunung Marapi meletus tersebut, setidaknya ada 10 Kecamatan yang terdampak akibat letusan.

Berikut 10 kecamatan terdampak hujan abu dan batu dari erupsi gunung Marapi tersebut :

Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Puar, Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Malalak.

Baca Juga: Terungkap, 14 Pendaki Terjebak Erupsi Gunung Marapi Ternyata Mahasiswa Politeknik Negeri Padang, Ini Daftar Namanya

Kecamatan yang terdampak hujan abu, Kecamatan Banuhampu, Kecamatan Tilatang Kamang,

Kemudian Kecamatan Baso, Kecamatan Tanjung Raya Kecamatan Lubuk Basung, Kecamatan IV Koto, Kecamatan Matur, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kecamatan Palembayan, dan Kecamatan Kamang Magek.

Diketahui, BNPB menyampaikan sebanyak 19 pendaki sudah berhasil turun dan diselamatkan oleh tim gabungan hingga Senin pagi (4/12).

"Sebanyak 19 pendaki sudah berhasil turun dan diselamatkan oleh tim gabungan. Artinya masih ada 28 pendaki yang belum berhasil turun," kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Senin (4/12/2023).

Baca Juga: Berikut Nama-nama 49 Pendaki Berhasil Selamat Erupsi Marapi Sumbar, 11 Meninggal Dunia, 12 Masih Pencarian

Salah satu pendaki wanita yang sempat viral saat terjebak di tengah erupsi Gunung Marapi pada Minggu 3 Desember 2023 berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan.

Survivor atas nama Zhafirah Zahrim Febrina yang sempat membagikan video kondisinya di Gunung Marapi berhasil dievakuasi pada Senin 4 Desember 2023 dini hari.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berusaha mengevakuasi survivor lainnya yang masih berada di kawasan Gunung Marapi.

berdasarkan laporan dari PVMBG Marapi, usai letusan awal, hingga Senin 4 Desember 2023 pagi, tercatat telah terjadi 45 kali letusan susulan.

Baca Juga: 11 Pendaki Gunung Marapi Sumbar Meninggal Dunia Terjebak Erupsi Minggu Siang, 3 Orang Selamat

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, mengatakan kabar tentang seorang pendaki meninggal dunia belum dapat diverifikasi.

Tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para pendaki yang belum berhasil turun.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta agar tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan yang belum dapat dipastikan kebenarannya.***