POJOKSATU.id, BATAM-- BLP atau Bunga yang masih berusia 17 tahun terlibat kasus pembunuhan mantan Dirut RSUD Padangsidimpuan dr Tetty Rumondang Harahap (60) di Batam.

Bunga istri siri dari tersangka Ahmad Yudha Siregar (45) ditangkap di Barumun, Padang Lawas, Sumut.

Ahmad Yudha Siregar merupakan suami dari dr Tetty Rumondang Harahap mantan Dirut RSUD Padangsidimpuan. Keduanya terpaut usia 15 tahun.

Ahmad Yudha merupakan suami kedua Tetty dimana sebelumnya Tetty pernah menikah dengan pria lain.

Baca Juga: Tersangka Firli Bahuri Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim Polri Jumat Pagi

Sosok Tetty Rumondang Harahap pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Padangsidimpuan, Sumut. Tetty Rumondang merupakan ASN di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut.

Bunga alias BLP diamankan polisi pada Senin 27 November sekitar pukul 23.30 WIB di kos-kosannya di Kecamatan Barumun, Padang Lawas, Sumut.

Bunga dibawa ke Batam, Kamis (30/11/2023) siang dan langsung menjalani pemeriksaan di Mapolsek Batuaji atas kasus pembunuhan tersebut.

Bunga mengaku tidak mengetahui bahwa dr Tetty adalah istri dari Ahmad Yuda Siregar. Menurutnya, ia dengan Yuda sudah 7 bulan nikah siri di Batuaji, Batam.

Baca Juga: 362 Desa di Sultra Akan Mendapatkan Dana Insentif

“Saya kenal Yuda di Padang Sidimpuan Tapanuli Selatan,” ungkap Bunga.

Dalam kasus saat pembunuhan tersebut, Bunga mengaku tak tahu apa-apa karena Ia diajak Yuda ke TKP.

Saat itu Yuda menceritakan ia menemui perempuan yang selama ini menghantuinya dan mengguna-gunainya.

“Saya tidak tahu apa-apa dan nggak tahu siapa perempuan itu. Perempuan di rumah itu katanya selama ini mengguna-gunainya dan mau mengambil hartanya. Dia mengaku kena pelet, dan nggak tenang kalau cewek itu hidup,” cerita Bunga.

Waktu itu Bunga diminta membantu menggotong tubuh dr Tetty. Diakui Bunga saat itu dr tetty masih bernafas. Ia melihat Yuda mengikat dr Tetty.

Baca Juga: Kabar Duka, Aktris Kiki Fatmala Meninggal Dunia, Alami Komplikasi Akibat Sakit Kanker

“Aku tahu saat itu dia belum meninggal. Aku langsung pulang ke tempat ku sendiri,”ungkapnya.

Saat ia akan pulang ke Sumut dengan kapal, Bunga mengatakan tak diantar Yuda. Hanya saja ia mengaku diberi uang Rp 6 juta. Bunga membantah itu uang bayaran.

“Aku pas mau pulang (ke Sumut) dikasih uang Rp 6 juta. Kan wajar aku masih istri dia. Kan itu bukan uang sogokan jadi berhak lah aku terima dari dia,” ucap Bunga.

Dituturkan Bunga, Yuda menceritakan jika dia dari keluarga kaya. Katanya mamaknya Jaksa dan ia menjalankan bisnis orangtuanya.

“Ngakunya ke aku mamaknya Jaksa. Dia menjalankan bisnis orangtuanya dan dia mau maju pilkada,” tuturnya.

Baca Juga: Mantan Wali Kota Batu Meninggal Saat Masih Status di Penjara, Gara-gara Bubur Ayam Pedas

Menurutnya, terkait rumah di Perumahan Mukakuning I Batuaji tempat Yuda dan dr Tetty meninggal, ternyata dulunya dibeli Yuda bersama Bunga.

Namun Bunga sendiri tidak tinggal di rumah itu dan tinggal di tempat lain di Batuaji.

Sementara dr Tetty kemudian pindah ke Batam dan menjadi dosen di kampus keperawatan, AKPER Awal Bross Batam.

Motif Uang Rp 50 Miliar

Pelaku merupakan suami korban yang gelap mata setelah janji uang yang diucapkan oleh korban tak ditepati.

Awalnya pelaku mengaku cemburu, ternyata hal lain ditemukan yakni motif sakit hati karena tak diberi uang sebesar Rp 50 Miliar.

Polisi menemukan motif lain dari pembunuhan mantan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Padang Sidimpuan Tetty Rumondang Harahap (60) oleh Ahmad Yuda Siregar (46).

Pelaku yang juga suami korban sempat mengaku pembunuhan dilakukan karena terbakar cemburu.

Baca Juga: Ubah Batu

Namun, polisi menyatakan, Ahmad membunuh Tetty karena kesal tidak diberi pinjaman untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Tapanuli Selatan.

“Jadi bukan korban ini ketahuan selingkuh, tapi karena pelaku kesal tidak dipinjamkan uang,” kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat menggelar konfdrensi pers di Mapolresta Barelang, Rabu (15/11/2023), seperti dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com

Dokter Tetty Rumondang Harahap ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi gosong terbakar di rumahnya di Perumahan Mukakuning Indah I Batuaji, Kota Batam pada Sabtu (11/11/2023).###