POJOKSATU.id - Terungkap faka bahwa Lukman Doloksaribu mengunggah video hina Islam, Palestina dan Nabi Muhammad usai pecah bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Video tersebut direkam dan diunggah sendiri oleh Lukman Doloksaribu di akun media sosialnya.
Seiring ramainya bentrok di Kota Bitung, video Lukman Doloksaribu pun ikut viral dan ramai di media sosial.
Setelah ramai dan viral, Polda Sumut bergerak cepat dengan menangkap Lukman.
Warga Jalan Madukoro, Klasaman, Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat itu dijemput dan ditangkap di rumahnya, di Kabupaten Toba.
Selanjutnya Lukman Doloksaribu digiring ke Polres Toba, Sumatera Utara.
Baca Juga: Wuling Mengklaim Pemesanan Mobil Listrik BinguoEV Telah Capai 1.000 Unit
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Happy Perdana Yudianto membenarkan penangkapan Lukman.
Setelah ditangkap, Lukman mengakui bahwa sosok dalam video viral itu adalah dirinya.
Kombes Happy mengimbau masyarakat tidak terprovokasi terkait pernyataan yang dilontarkan pelaku.
Ia memastikan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti dan melakukan proses hukum terhadap Lukman Dolosaribu.
"Kami imbau seluruh masyarakat Kota Sorong tidak terprovokasi dengan ajakan-ajakan atau tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," imbaunya.
"Percayakan kepada pihak Kepolisian untuk menanganinya," tandas dia dikutip Pojoksatu.id, dari timurkota.com, Senin 27 November 2023.
Kabar Lukman Doloksaribu ditangkap pun ramai di berbagai platform media sosial.
Dalam unggahan video yang beredar, terlihat seorang aparat yang mengenakan pakaian preman tengah menelepon Lukman Doloksaribu.
Sejumlah polisi berpakaian preman dan berseragam lengkap juga terlihat bersama sejumlah warga lainnya di lokasi itu.
Polisi tersebut meminta Lukman datang ke kantor polisi terdekat untuk memberikan klarifikasinya terkait video yang ia buat.
"Dari pada jadi masalah lebih besar yang tidak kita inginkan bersama, toh," ingat polisi tersebut.
Baca Juga: Petugas Damkar Karawang Tangkap Ular Python Raksasa di Pemukiman Penduduk
Video tersebut diambil di rumah Lukman Doloksaribu yang saat itu sepertinya sedang tidak ada di rumah.
"Ini warga dengan kepolisian semua sudah ada di rumah sini." ucapnya.
Sementara dalam foto yang beredar terlihat Lukman Doloksaribu sudah berada di Polres Toba.
Baca Juga: Mantap Berhijab, Zaskia Gotik : Neng, Ingin Jadi Pribadi yang Lebih Baik
Ia diapit oleh 2 polisi yang berpakaian preman dan berseragam.
Di foto tersebut, Lukman mengenakan pakaian lengan panjang dan celana pendek di bawah lutut.
Dia juga terlihat memasukkan kedua tangannya ke dalam saku pakaian yang ia kenakan.
Akan tetapi gaya yang ditunjukkan Lukman Doloksaribu itu justru makin membuat publik geregetan.
Pasalnya Lukman terlihat berpose dengan gaya yang sama sekali tidak menunjukkan penyesalan.
Publik juga menilai wajah Lukman Doloksaribu songong.
Dalam foto lain menunjukkan Lukman mengenakan kaos warna kuning sebagaimana yang ia pakai saat merekam video.
Kaos tersebut berada di balik baju tahanan warna oranye.
Baca Juga: Inspirasi Interior Kamar Tidur Anak Laki-laki Minimalis Estetik dengan Kesan Modern
Dia berdiri dengan latar belakang yang biasa dipakai untuk memfoto para tersangka.
Dengan terdapat garis ukur pada tembok dan tulisan Satreskrim Polres Toba.
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, video yang menuai kecaman dari publik itu diunggah Lukman di akun media sosial miliknya.
Baca Juga: Batu Ampar
Yakni akun SnackVideo dengan nama Lukman Doloksaribu724.
Tepat di bawah namanya, terekam jelas kapan Lukman mengunggah video tersebut.
Baca Juga: Ide Desain Kamar Tidur Anak Laki-laki Minimalis Modern dengan Vibes Hangat
Yakni pada Sabtu 25 November 2023 pukul 17.58 waktu setempat.
Itu bertepatan usai pecah bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara, yang juga terjadi pada Sabtu sore.
Dimana kelompok massa pro Israel menyerang kelompok massa pro Palestina yang tengah melakukan aksi damai di Kota Bitung.
Baca Juga: Trending di Netflix, Intip Sinopsis Film The Killer, Aksi Balas Dendam Pembunuh Bayaran
Akibat serangan itu, warga muslim setempat tak terima dan mencari para pelaku penyerangan dari ormas adat setempat.
Beruntung aparat bergerak cepat dan bisa menghentikan bentrok yang sempat membuat Kota Bitung mencekam.
Baca Juga: Sedang Tayang di Bioskop! Baca Dulu Sinopsis Film 172 Days Bisa Jadi Motivasi Taaruf Pasangan Muda
Jadi, apakah Lukman Doloksaribu membuat video terpicu bentrok di Kota Bitung?***




