POJOKSATU.id, MAGELANG – Sebuah video viral di media sosial terutama Instagram, percobaan pembunuhan 2 pasien di RS Harapan Kota Magelang, Jawa Tengah. Pelaku disebut gangguan jiwa.
Percobaan pembunuhan 2 pasien di RS Harapan Kota Magelang terjadi pada Sabtu siang (11/11). Pelaku berinisial J (55) merupakan warga Pekanbaru.
Sementara identitas dua korban percobaan pembunuhan di RS Harapan Kota Magelang belum diketahui.
Pelaku berinisial J berhasil ditangkap polisi. Untuk menangkap pelaku, polisi bahkan harus melompat dari jendela dan pelaku sempat memberontak.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia U17: Inggris Libas Kaledonia Baru 10-0, Duel Jepang vs Polanda Sempat Dihentikan
Untuk korban, ada dua orang. Satu di antaranya merupakan pasien yang tengah menjalani perawatan di RS Harapan. Sementara satu lagi diduga keluarga pasien dan juga keluarga pelaku.
Video percobaan pembunuhan di RS Harapan Kota Magelang tersebut salah satunya di unggah akun instagram @kotamagelang.
Beberapa akun Instagram lainnya juga mengunggah video tersebut seperti @magelang_info.
Unggahan ini diberi keterangan ''Percobaan pembun*han di RS harapan Magelang. Baju putih adalah pelaku yg masih memegang saj*am. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa datang ke RS Harapan menemui korban yg sedang dirawat di RS Harapan kemudian membac*k," tulis keterangan dalam unggahan video, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga: Kronologis Pria Ditemukan Tewas Tergelantung di Pohon Mangga, Sebelumnya Sempat Bengong di Musholla
Terkait dengan kejadian tersebut, Humas RS Harapan Rian Asmaran saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Terkait dengan kejadian yang saat ini beredar di masyarakat sedang kita telusuri. Ada kejadian yang sedang ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. (Kejadian) tadi pagi di tanggal 11 November di rumah sakit kami," kata Rian kepada wartawan, Sabtu (11/11/2023).
Menurut Rian, kejadian tersebut kurang lebih pukul 05.30 WIB di ruang Edelwes.
"Untuk detail kejadiannya belum tahu kronologinya," kata dia.
Setelah kejadian itu, pelayanan di RS Harapan tetap berjalan dengan normal. "Hanya saja, kami sedang membahas kejadian tersebut.
Kejadian tersebut menggemparkan RS Harapan. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, pelaku tampak duduk di atas korban sembari menjelaskan sesuatu.
Korban pun tidak bisa berkutik lantaran mengalami luka-luka. Darahnya mengalir dan mengenai tembok. Bercak darah terlihat di dinding RS Harapan.
Sempat terjadi dialog antara negosiator dengan pelaku yang menindih tubuh korban. Pelaku terdengar emosi saat menceritakan dua pasien RS Harapan yang disanderannya.***




