POJOKSATU.id - NP, istri Hamka Rusdi, bos travel umroh yang ditemukan tewas membusuk bersama anak bungsunya di Koja, ditemukan dalam kondisi linglung.
Saat ditemukan, NP hanya duduk di kursi. Sementara suami dan anak keduanya ditemukan tewas.
Sementara anak kedua pasutri tersebut ditemukan di kasur di dalam kamar.
Baca Juga: Keajaiban Belimbing Wuluh, 6 Manfaat untuk Mengatasi Jerawat hingga Mencerahkan Kulit
Berdasarkan hasil otopsi, Hamka bos travel umroh di Koja diduga telah meninggal 10 hari sebelumnya.
Sementara AQ (2), diduga meninggal dunia 3 hari sebelum ditemukan.
Sejak saat itu, NP dan anak keduanya tinggal di dalam rumah dengan jenazah suami dan anak keduanya.
Baca Juga: Prediksi Skor Carabao Cup 2 November Bournemouth vs Liverpool, The Reds Favorit Menang
Melihat kondisi tersebut, NP dan anak pertamanya langsung dievakuasi ke klinik terdekat.
Sebab saat itu NP terlihat tanpa ekspresi dan linglung.
Sedangkan anak pertamanya sempat histeris saat dievakuasi ke klinik.
Baca Juga: Debut Kevin/Rahmat di Korea Masters 2023, Pelatih Ganda Putra Angkat Bicara
Di klinik tersebut, NP dan anaknya langsung ditangani dokter Diana.
Dokter Diana menyebut, saat itu kondisi NP dan anaknya terindikasi kekurangan asupan.
Hal itu diduga disebabkan karena keduanya tidak mendapatkan asupan makanan dan cairan berhari-hari lamanya.
Akan tetapi jika dibandingkan, kondisi NP jauh lebih parah ketimbang anak pertamanya.
Baca Juga: Warga Karawang Kirim Keranda Mayat untuk Bupati Cellica Nurrachadiana
"Kalau anaknya masih agak mendingan, lebih segar," ungkap Diana dikutip Pojoksatu.id dari Antara, Rabu 1 November 2023.
Diana juga menyebut bahwa berdasarkan pemeriksaan, istri bos travel umroh di Koja dan anaknya itu tidak terindikasi penyakit signifikan.
"Dari pemeriksaan fisik, tanda-tanda vitalnya bagus semua. Tensi, nadi, semuanya bagus, enggak ada masalah," beber Diana.
Baca Juga: Patuhi Keputusan Partai, Golkar Pastikan Ridwan Kamil Bergabung ke Tim Pemenangan Prabowo-Gibran
Saat diperiksa, kepada Diana, NP mengaku pusing dan sakit perut.
"Dia cuma bilang pusing sama perutnya nyeri, jadi saya kasih obat lambung, obat pusing, terus dikasih makan dan minum mau," ujarnya.
Setelah makan Diana mencoba untuk mengorek informasi dari NP perihal peristiwa yang menimpa suami dan anaknya.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Turun per 1 November 2023, Cek Rincian Lengkap Harga BBM Vivo, Shell dan BP AKR
Akan tetapi NP mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal 2 jenazah yang tidak lain adalah jenazah suami dan anak keduanya itu.
"Ditanya, di rumah ada siapa aja. Dia bilangnya tidak kenal," bebernya.
Baca Juga: Depok Town Square Hadirkan Taman Kalimantan di dalam Mall, Denny Cagur: Paludarium Terbesar di Depok
Mendapati jawaban seperti itu dari istri Hamka, Diana memutuskan untuk tidak melanjutkan mengorek informasi.
"Makanya setelah itu saya enggak ajak dia bicara lagi, biar tenang dulu aja," terangnya.
Berdasarkan hal tersebut, Diana menduga bahwa NP mengalami depresi berat.
Baca Juga: Nah Lho! Kereta Cepat Whoosh Tiba-tiba Terhenti, Begini Penjelasan PLN
"Ibu (NP) ke arah depresi. Saya tanya, tidak nyambung," tandasnya.
Orang Mampu
Sementara Lurah dan Ketua RT setempat menyebut bahwa keluarga Hamka Rusdi tergolong keluarga mampu.
Rumah bos travel umroh ini ditempati empat orang, suami dan istri, serta dua anak yang masih kecil.
Baca Juga: Jadi Atlet Voli Berprestasi di Liga Korea, Segini Nominal Gaji Megawati Hangestri Pertiwi
Lurah Tugu Selatan, Sukarmin, mengungkap Hamka Rusdi tergolong keluarga mampu.
Itu dilihat dari status kepemilikan rumah yang milik sendiri. Begitu juga dengan mobil dan motor di garasi yang diparkir.
"Kalau dilihat dari ekonominya memang beliau kalau dilihat tergolong menengah ke atas. Rumahnya dua lantai dan punya kendaraan pribadi," Kata Sukarmin, Senin (30/10/2023).
Baca Juga: Diduga Gegara Tampil di Crazy Horse Show Paris, Akun Weibo Lisa Blackpink Dihapus
Senada Ketua RT 06/03 Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumadi, keluarga Hamka Rusdi termasuk keluarga ekonomi menengah ke atas.
Hamka memiliki usaha sejenis pemberangkatan perjalanan ibadah umroh. Berasal dari keluarga baik-baik dan berpendidikan.
“Finansialnya bagus. Bansos jufa tidak dapat karena masuk dalam kategori keluarga mampu," kata dia.***


.webp)

