POJOKSATU.id - Kriminolog Reza Indragiri Amriel menyebut, kasus ayah anak membusuk di Koja, Jakarta Utara, bisa saja jadi kasus pembunuhan.
Pasalnya salah satu korban meninggal adalah anak yang masih berusia 2 tahun.
Sementara istri dan anak sulung pasangan tersebut ditemukan masih selamat.
Baca Juga: Tato Ayu Ting Ting di Pinggang Jadi Sorotan, Ini Fakta yang Harus Netizen Tahu
Karena itu pakar psikologi forensik ini menyebut kasus ini lebih relevan dispekulasikan sebagai kasus pembunuhan.
Salah satu alasan yang dikemukakan Reza adalah, bahwa anak usia 2 tahun mustahil melakukan bunuh diri.
"Sehingga ada kemungkinan anak itu dihabisi," demikia Reza dikutip Pojoksatu.id dari Kompas, Selasa 31 Oktober 2023.
Baca Juga: Identik dengan Horror, Ternyata Begini Asal Usul Sejarah Tradisi Halloween!
Reza lantas menyinggung soal istri korban yang berinisial NP ternyata selama ini ada di dalam rumah.
Sementara Hamka Rusdi (50) ditemukan tertelungkup di dekat pintu kamar mandi.
Di sisi lain, jenazah AQ (2) ditemukan tidak jauh dari posisi Hamka tergeletak.
Baca Juga: Menyambut Malam Halloween dengan 7 Rekomendasi Film Horor Thailand, Berani Nonton?
Di dalam rumah itu, NP dan ADA (4), anak pertama pasangan tersebut, diketahui masih hidup.
Selama jenazah kedua korban membusuk, NP dan ADA tetap ada di dalam rumah.
"Menjauh dari rumah justru mengirim pesan bahwa dia (NP) pelaku pembunuhan," ujarnya.
Berdasarkan hal itu, Reza menduga bisa saja kasus ayah anak yang ditemukan membusuk di Koja itu adalah kasus familicide.
Baca Juga: Usai Makan Siang Bareng 4 Bacapres, Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Tidak Memihak
"Mungkin saja niatnya adalah familicide atau kombinasi homicide dan berlanjut dengan suicide," jelasnya.
Karena itu Reza menyarankan polisi agar melakukan pemeriksaan dan pendalaman secara detil.
Polisi, lanjut Reza juga tidak bisa 'pukul rata' dalam kasus ini.
Baca Juga: Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza, Ini Pernyataan Resmi Presiden Jokowi
"Sisir satu per satu. Siapa tewas karena apa. Bisa karena penyebab alami, kecelakaan, bunuh diri, atau pembunuhan,” tandas Reza.
Sementara, polisi menemukan ada bercak darah di sekitar posisi jenazah Hamka dan tubuh NP.
Akan tetapi polisi tak menemukan ada luka pada tubuh Hamka.
Baca Juga: Makan Siang dengan 3 Bacapres, Jokowi Diwanti-wanti Sahabat Ahok, Pokoknya Jangan Sampai Terjadi
"Ini kita perlu uji forensik lagi, karena banyak darah di sekitar korban tapi tidak ada luka terbuka secara kasat mata," beber Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Gidion Arif Setyawan.
Bercak darah juga ditemukan penyidik menempel pada tubuh NP (32) yang dipastikan bukan darah istri Hamka.
Baca Juga: Forum Aktivis Islam Protes Bendera Palestina Dicabut Saat Pertandingan Persib Bandung
Karena itu pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait bercak darah tersebut.
"Harus tunggu dari forensiknya darah siapa. Kita belum pastikan, harus uji DNA," tuturnya.
Sementara pada jenazah AQ ditemukan ada luka tak kasat mata pada kening dan wajah.
Baca Juga: Camilan Tradisional yang Tak Tertandingi! Resep dan Cara Membuat Tempe Mendoan Renyah
Hanya saja belum bisa dipastikan apakah luka yang pada jenazah AQ itu berkaitan dengan kematian korban atau tidak.
"Kita akan lakukan uji jaringan untuk melihat penyebab kematian," terang Gidion.
Gidion berujar bahwa saksi kunci dalam kasus ini tidak lain adalah NP.
Baca Juga: Andika Perkasa Bocorkan Strategi TPN Ganjar Mahfud, Simak Penjelasannya Ini
Sayangnya NP yang dirawat di RS Polri Kramat Jati sampai saat ini masih belum bisa dimintai keterangan karena kondisi psikologinya yang masih belum memungkinkan.***




