POJOKSATU.id - Hasil otopsi jenazah ayah anak membusuk di Koja menguak sejumlah temuan baru yang bakal jadi petunjuk penyiik.
Salah satunya adalah temuan bercak darah yang didapat baik dari olah TKP maupun pemeriksaan.
Bercak darah pertama ditemukan menempel pada istri Hamka Rusdi (50), yang berinisial NP (32).
Baca Juga: Usai Makan Siang Bareng 4 Bacapres, Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Tidak Memihak
Akan tetapi polisi memastikan bahwa bercak darah itu bukan berasal dari luka pada tubuh NP.
Pasalnya polisi juga sama sekali tidak menemukan adanya luka pada tubuh NP.
Hal itu diungkap Kapolres Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, kepada wartawan, Senin 30 Oktober 2023.
Baca Juga: Tercatat Dalam Sejarah Islam, Inilah 6 Peristiwa Penting pada Bulan Rabiul Akhir
"Ada bercak darah menempel di tubuhnya tapi itu bukan dari luka istrinya," ungkap Gidion.
Karena itu pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait bercak darah tersebut.
Demikian juga soal milik siapa darah tersebut.
Baca Juga: Tato Ayu Ting Ting di Pinggang Jadi Sorotan, Ini Fakta yang Harus Netizen Tahu
"Harus tunggu dari forensiknya darah siapa. Kita belum pastikan, harus uji DNA," tuturnya.
Sementara bercak darah kedua ditemukan di sekitar tubuh bos travel umroh tersebut.
Lagi-lagi, polisi juga masih belum bisa memastikan siapa pemilik bercak darah itu.
Sebab polisi sama sekali tidak menemukan ada luka pada tubuh Hamka Rusdi.
"Pada tubuh H tidak ditemukan luka terbuka. Tapi ada darah di sekitar jasad," ungkap dia.
Baca Juga: Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza, Ini Pernyataan Resmi Presiden Jokowi
Gidion juga mengungkap ada luka yang ditemukan pada jenazah AQ (2), anak korban.
Luka tersebut didapat pada bagian kening dan wajah.
"Tidak tampak luka kasatmata. Ada luka di bagian wajah dan kening," ujar Gidion.
Baca Juga: Camilan Tradisional yang Tak Tertandingi! Resep dan Cara Membuat Tempe Mendoan Renyah
Hanya saja belum bisa dipastikan apakah luka yang pada jenazah AQ itu berkaitan dengan kematian korban atau tidak.
"Kita akan lakukan uji jaringan untuk melihat penyebab kematian," terang Gidion.
Sementara, Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto menyebut Hamka Rusdi diperkirakan meninggal lebih dari sepekan lalu.
Baca Juga: Forum Aktivis Islam Protes Bendera Palestina Dicabut Saat Pertandingan Persib Bandung
"Hasil autopsi sudah semingguan meninggal dunia," kata Hariyanto kepada wartawan, Senin 30 Oktober 2023.
Dari pemeriksaan mikroskopik atau histopatologi, kata dia, jasad korban sudah mulai membusuk.
Namun saat ditanya, apakah adanya tanda-tanda kekerasan ditemukan dalam autopsi, Brigjen Hariyanto tak membeberkannya.
Sedangkan NP sampai saat ini masih belum bisa dimintai keterangan.
"Istrinya masih dilakukan perawatan karena masih kondisi lemes," tuturnya.
Baca Juga: Makan Siang dengan 3 Bacapres, Jokowi Diwanti-wanti Sahabat Ahok, Pokoknya Jangan Sampai Terjadi
Soal penyebab kematian kedua korban, Hariyanto menyatakan masih belum bisa memastikan.
"Masih dilakukan pemeriksaan mikroskopik (histopatologi) dan toksikolog," tandasnya.***




