POJOKSATU.id - Bentrok Muntilan pecah di Jalan Raya Magelang-Jogja, tepatnya di Muntilan, Kabupaten Magelang, pada Minggu 15 Oktober 2023 sore,

Berdasarkan informasi yang diterima, bentrok Muntilan tersebut melibatkan GPK (Gerakan Pemuda Kabah) dan massa PDIP.

Bentrok Muntilan tersebut viral di berbagai media sosial.

Baca Juga: Berlawanan Sikap dengan Suaminya Justin Bieber yang Bela Israel, Hailey Baldwin Buka Donasi untuk Palestina

Salah satu area yang terdampak kerusuhan yakni berada di Jalan Pemuda, depan SDN 1 Muntilan.

Tampak dalam video yang beredar, beberapa orang yang mengenakan atribut partai politik melempari batu ke arah warga lainnya.

Terlihat juga beberapa petugas keamanan dari Kepolisian dan juga TNI berjaga dan melerai aksi bentrokan kedua kubu tersebut.

Baca Juga: Apa Motif Veni Oktaviana mau Digenjot Suhardiansyah Padahal Tahu Punya Anak Istri, cuma Sekedar Nilai?

Akan tetapi, petugas tidak dapat berbuat banyak, sebab massa yang terlibat bentrokan lebih banyak dibandingkan pihak keamanan.

Selain saling lempar menggunakan batu hingga beberapa benda lainnya, nampak beberapa motor juga dibakar oleh massa yang terlibat bentrokan tersebut.

Selain merusak kendaraan bermotor, bentrokan tersebut juga merusak kendaraan mobil yang melintas di lokasi kejadian.

Baca Juga: Jorge Martin Ungkap Penyebab Crash di MotoGP Indonesia 2023, Bermula Ketika Melebar pada T10 yang Berdebu

Seperti vidio yang diunggah akun X @titiknol_jogja.

Akibat bentrokan tersebut membuat arus lalulintas tersjalan raya antara Magelang - Yogyakarta tersendat dan tidak dapat melintas di wilayah tersebut.

Belum jelas yang melatarbelakanginya bentrokan, yang melibatkan kelompok GPK dengan kelompok PDIP itu sendiri.

Diketahui bahwa sebelumnya kelompok massa PDIP, menghadiri acara Banteng #3 Metu Kandang sebagai bentuk dukungan Ganjar Pranowo, di Lapangan Soepardi, Mungkid.

Baca Juga: Aksa Satria Mantan Pacar Mahasiswi Unnes Bunuh Diri klarifikasi, Ternyata Ada Fakta Baru

Saat perjalanan, ternyata bertemu dengan massa GPK dan akhirnya pecah kerusuhan. Belum diketahui secara pasti penyebab tawuran tersebut.

Selain itu juga, mobil pemadam yang ingin memadamkan kobaran api akibat bentrokan dipaksa untuk mundur dari lokasi bentrokan.***