POJOKSATU.id - Kasus kopi sianida dan Jessica Wongso yang menewaskan Mirna Salihin kembali ramai jadi perbincangan publik.
Itu setelah kasus kopi sianida dan kisah Jessica Wongso diangkat dalam film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold Murder Coffee and Jessica Wongso.
Untuk diketahui, kasus kopi sianida Jessica Wongso ini terjadi pada awal Januari 2016 silam.
Baca Juga: Angga Yunanda Bersaing di Layar Lebar dengan Dua Bintang Taiwan dalam Film Malice
Saat ini, Jessica juga tengah menjalani vonis 20 tahun penjara karena diputus bersalah membunuh sahabatnya sendiri, Mirna Salihin.
Yang menarik dalam kasus ini, mulanya Jessica jadi pusat cemooh dan makian publik.
Itu karena itu dianggap sebagai pembunuh berdarah dingin dan psikopat.
Baca Juga: Kesempatan Beasiswa Penuh S2 di Doha Institute for Graduate Studies, Simak Selengkapnya di Sini!
Hal itu mengacu pada sikapnya yang selalu tenang dan lempeng, serta tetap bersikukuh tidak membunuh Mirna Salihin.
Namun setelah film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso resmi dirilis pada 28 September 2023 lalu, pandangan publik berubah.
Publik kini meyakini pelaku pembunuhan Mirna Salihin bukan Jessica Wongso.
Pengacara Jessica, Otto Hasibuan dalam tayangan Youtube Karni Ilyas Club menceritakan kondisi sahabat Mirna itu di dalam penjara.
Otto Hasibuan mengaku, 3 tahun lalu, dirinya pernah menemui Jessica.
Dalam pertemuan itu, Otto sempat menawarkan kepada Jessica agar mengajukan grasi kepada Presiden.
"Tiga tahun yang lalu saya bicara dengan Jessica," ucapnya mengawali pembicaraan, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.
Baca Juga: ITS Luncurkan HUBBITS: Teknologi Revolusioner Menuju Net Zero Emission 2060
Saat itu, Otto mengaku mengajukan penawaran itu kepada Jessica atas dasar kasihan dan iseng.
"Dengan hati-hati saya katakan, saya hanya karena kasihan saja, walaupun saya nggak setuju, tapi saya iseng-iseng tanya," kata dia.
"'Jessica, seandainya saya bisa yakinkan presiden atau otoritas yang lain berdasarkan bukti-bukti hukum, agar kamu bisa dibebaskan dengan mengajukan Grasi, mau nggak?'," sambung Otto mengulangi ucapannya kepada Jessica waktu itu.
Baca Juga: 10 Pemain Bintang Ini Putuskan Pensiun Dini, Termasuk Eden Hazard
Mendapat pertanyaan itu, Jessica membalas dengan pertanyaan. Jessica bertanya tentang syarat-syarat mengajukan grasi.
Otto menjelaskan kepada Jessica, syarat mengajukan grasi ke Presiden adalah harus mengaku.
"Syaratnya kau harus mengaku, minta ampun sama Presiden," jawab Otto kepada Jessica waktu itu.
Akan tetapi Jessica langsung menolak tawaran pengajuan grasi tersebut.
Jessica, kata Otto, tetap bersikukuh tidak mau meminta pengampunan atas perbuatan yang sama sekali tidak pernah ia lakukan.
Baca Juga: Eden Hazard Resmi Pensiun dari Sepak Bola, Tolak Tawaran Lanjutkan Karir ke MLS dan Liga Arab Saudi
"Dia bilang, 'Om, maaf, saya tidak akan mau minta ampun, saya tidak mau mengakui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan'," ungkap dia.
3 tahun berselang, Otto Hasibuan kembali mengungjungi kliennya yang tengah menjalani masa hukumannya.
Kepada Jessica Wongso, Otto kembali melontarkan pertanyaan dan tawaran yang sama.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Wiljan Pluim: Berat Tinggalkan PSM Makassar
Yakni mengajukan grasi kepada Presiden dengan mengaku bersalah dan meminta pengapunan.
"5 hari atau 3 hari lalu saya bicara lagi sama Jessica," ucap Otto.
Otto berfikir, Jessica saat itu menolak karena mungkin masih baru mendekam di penjara.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga 2 Semua Grup Selasa 10 Oktober, Paling Ketat Wilayah Sumatera
Namun setelah 7 tahun lamanya, mungkin saja Jessica akhirnya berubah pikiran.
"Waktu itu saya pikir (Jessica) masih baru di dalam (lapas), belum tahu rasa sakitnya di dalam," kata dia.
"Setelah 7 tahun ini, siapa tahu kau berubah (pikiran) karena sudah terlalu menderita di dalam," sambung Otto.
Akan tetapi jawaban yang diberikan Jessica Wongso kepada Otto saat itu adalah jawaban yang sama yang pernah diberikan 3 tahun lalu.
"Jessica, yang kedua kali lagi saya tanya, mau enggak kamu untuk (ngaku)?" papar Otto.
Jessica, ungkap Otto, ikhlas menjalani hukuman di penjara.
Akan tetapi Jessica tetap bersikukuh bahwa dirinya bukan pembunuh Mirna Salihin.
Karena itu Jessica juga tidak akan mau mengakui perbuatan yang sama sekali tidak pernah dilakukannya.
Untuk hal itu, Jessica bahkan rela mendekam di penjara seumur hidup sekalipun.
Baca Juga: Kerap Disebut Tak Lagi Akur, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Silaturahmi ke Rumah Fuji
"(Jessica bilang) 'Om jangan tanya-tanya itu lagi, biarkan saya di sini, mau 10 tahun atau seumur hidup, nggak apa-apa'."
"Kalau memang Om minta saya mengakui perbuatan yang nggak saya lakukan, saya tidak mau lakukan'," tegas Jessica Wongso.***




