POJOKSATU.id, JAKARTA -- Artis Amanda Gabriella Manopo Lugue alias Amanda Manopo diperiksa penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri selama 10 jam terkait promosi 303 online dengan nama situs Sakti 123.
Amanda Manopo mengaku mengira promosi yang dilakukannya adalah gim daring. Dirinya tidak mengetahui bahwa situs yang dipromosikan terkait dengan 303 online.
“Saya tidak ikut campur dan saya tidak tahu menahu tentang adanya slot online. Jadi ini hanya kesalahpahaman saja yang harus diklarifikasi,” kata Amanda kepada wartawan di Lobby Bareskrim Polri, Senin malam (2/10/2023).
Pemain sinetron Ikatan Cinta itu juga mengaku bahwa dirinya tak pernah memainkan gim online ilegal tersebut. Pekerjaan mempromosikan gim daring tersebut didapatkan lewat manajer.
Baca Juga: Jokowi Lebih Bisa Kendalikan Prabowo Ketimbang Ganjar yang Berada di Genggaman Megawati
“Saya enggak pernah main gim, yang saya tahu itu, memang itu hanya sebatas gim saja, tidak ada judi dan itu kan berinteraksi lewat dari manajer saya. Jadi lewat dari Rico dan itu semua ada bukti-bukti dan segala macam,” katanya.
Amanda menambahkan, dirinya sempat meminta pemeriksaan dimilai dari pukul 14.00 WIB dan selesai pukul 20.00 WIB.
Sementara itu, Ina Rachman, selalu penasihat hukum Amanda Manopo, menyebut pemeriksaan terhadap kliennya dalam tahap interview.
Kliennya hanya menyampaikan apa yang diketahui terkait promosi yang dilakukannya pada beberapa waktu lalu.
“Ini masih tahap interview, apa yang Manda tahu, Manda sampaikan. Bukan berarti Manda mengetahui bahwa memang Manda terlibat 303 online, nggak seperti itu ya ceritanya,” ujar Ina.
Ina menjelaskan bahwa proses kliennya mendapatkan pekerjaan mempromosikan situs game online dari manajernya bernama Rico. Rico sendiri menyeleksi tiap tawaran pekerjaan yang layak diambil atau tidak oleh Amanda, termasuk iklan game ilegal tersebut.
Pihak manager memastikan bahwa apa yang dipromosikan oleh Amanda hanya game daring, sehingga kliennya tidak tahu kalau gim daring tersebut adalah judi.
“Kalau ditanya, apakah Manda enggak memeriksa lagi itu game online atau judi online. Kan Manda sudah punya manajer, jadi yang memfilter semuanya itu adalah manajernya. Dalam hal ini Riko, jadi ketika Riko sudah lempar jobs ke Manda, Riko sudah meneliti apakah jobs itu layak diambil atau tidak itu,” kata Ina.
Selain itu, lanjut Ina, pihak manajer sudah meminta jaminan kepada pihak yang menawarkan pekerjaan, bahwa video promosi yang dilakukan oleh Amanda pada tahun 2021 itu bukanlah soal 303.
Baca Juga: Stereo Alor
“Amanda itu cuma baca script (naskah) doang. Jadi dia tuh enggak tau. Misalkan dia buat video nih ya, dia cuma disuruh bikin video terus baca scriptnya sudah. Begitu ditanya ini tahu enggak, dia saja enggak ngerti spin itu apa,” kata Ina menerangkan.
Honor dari mempromosikan Sakti123, kata Ina, kliennya hanya mendapatkan bayaran tidak terlalu besar, yakni sekitar Rp 16 juta.
Ina menambahkan, kedatangan kliennya ke Bareskrim Polri adalah untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang taat hukum, membantu penyidik memberikan keterangan seputar dugaan mempromosikan judi daring.
Baca Juga: Pebalap Astra Honda Cetak Sejarah, Lagu Indonesia Raya Berkumandang Dua Kali di ATC Motegi
Dalam pemeriksaan itu Amanda dicecar 20 lebih pertanyaan. Ina memastikan apabila ada pemanggilan lanjutan untuk Amanda, pihaknya siap hadir memenuhi panggilan penyidik.
“Nah hari ini, resume penyidikan dianggap sudah cukup kalaupun nanti Manda dibutuhkan lagi keterangannya Manda siap untuk hadir,” kata Ina.
Seperti diketahui Amanda Manopo pernah mempromosikan situs gim online “Sakti123” dengan jargon spin spin cuan.
Selain Amanda, sejumlah artis lainnya yang ikut mempromosikan dan dimintai keterangan oleh penyidik, di antaranya, Wulan Guritno, Yuki Kato, dan Cupi Cupita.***

.webp)

