POJOKSATU.id, JAKARTA-- Lembaga survei Poligov kembali merilis survei elektabilitas bakal calon presiden Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.

Sementara itu, 29% pemilih Gerindra cenderung memilih Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo, dan hanya 11% yang mendukung Gibran.

Hasil survei yang dilakukan pada 5-11 September 2023, elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih bersaing ketat.

Hasil simulasi 3 nama capres. Elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 33,58%, Ganjar 33,08%, sementara Anies masih di 15,83%.

Baca Juga: Pernyataan Menag Yaqut Soal Anies Didukung Jaringan Muslim Madani, Malah Diacungkan Jempol

Survei pada 5-11 September 2023, dengan jumlah responden 1.200 di 34 provinsi di Indonesia.

Survei dilkukan melalui distribusi kuisioner aplikasi dengan sistem bebasis no HP dan pembatasan 1 Ip adress. Margin of error yang ditetapkan dalam survei ini adalah 2.8%-3%.

Direktur eksekutif Poligov, Tri Andika mengatakan, hasil survei menjelang Pilpres 2024 mendarang terus mengalami dinamikan perbunaha

"Ini terus mengalami dinamika perubahan berdasarkan hasil survei Poligov di September ini," kata Tri Andika, Senin 2 Oktober 2023.

Baca Juga: Presiden Jokowi : Kereta Cepat Tandai Modernisasi Transportasi Massal di Indonesia

Menurut Tri Andika, hasil survei bulan September bila dibandingkan dengan hasil survei di bulan Juni, trend Prabowo dan Ganjar cenderung meningkat.

Kendati demikian, hasil survei simulasi Prabowo berhasil unggul jauh dari Ganjar Pranowo. Prabowo memperoleh 44,7%.

Sementara Ganjar Pranowo memperoleh 35,4%. Bahkan dalam simulasi head to head mayoritas pemilih Anies Baswedan pindah ke Prabowo Subianto.

"Dalam simulasi head to head terlihat sebagian besar pemilih Anies Baswedan pindah ke Prabowo," ujarnya.

Baca Juga: Karlos Temukan Pengkondisian Lelang RSUD Rengasdengklok, Ribuan Massa Siap Bergerak

Selian itu, kata dia, untuk posisi cawapres, pasca deklarasi Anies-Muhaimin oleh Nasdem dan PKB serta PKS, suaranya hanya naik 7%. Suara tersebut diperoleh dari pemilih PKS sebesar 24,68%.

Sementara itu, 29% pemilih Gerindra cenderung memilih Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo, dan hanya 11% yang mendukung Gibran.

Adapun pemilih PDIP sebagian besar cenderung menghendaki Ridwan Kamil sebagai cawapres Ganjar Pranowo dibandingkan tokoh lainnya.

"Nasdem yang mendukung Muhaimin sebagai Cawapres. Justru sebagian besar pendukung Muhaimin datang dari pemilih PKS sebesar 24,68%," ujarnya.***