POJOKSATU.ID- Kasus bully SMP Cilacap terus menjadi sorotan, belakangan ramai di media sosial (Medsos) Facebook soal permintaan maaf pelaku bully yakni Muhammad Kamalul Yaqin

Selain itu juga permintaan maaf dari saudara pelaku  bully SMP Cilacap Muhammad Kamalul Yaqin

Pria yang mengaku saudara Muhammad Kamalul Yaqin ini memohon untuk tidak lagi meyebarkan foto dan video pelaku perundungan siswa SMP di Cilacap di media sosial.

Permintaan tersebut diunggah oleh akun Fecebook bernama Ikwan Salafy yang diduga milik pelaku bully siswa SMP Cilacap.

Baca Juga: Hasto Yakin Kesetiaan Gibran Kepada PDIP Termasuk Dukungan Pada Ganjar Pranowo

Dalam unggahannya di Facebook pada Jumat 29 September 2023, akun Ikhwan Salafy menuliskan keterangan permintaan maaf.

"Asalamualaikum, Saya Muhammad Kamalul Yaqin. Dari lubuk yang paling dalam, saya mau Minta maaf. Saya sangat menyesal untuk apa pun yang saya katakan, untuk apapun yang saya lakukan, dan saya bersungguh-sungguh minta maaf Kepada Keluarga Nya Dan kepada Teman Saya, Saya salah Sekali lagi saya Minta maaf. Ikhwan Salafy," tulis akun Ikhwan Salafy.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar ribuan netizen. Hingga Sabtu, 30 September 2023.

Baca Juga: Nilai Rocky

Tak lama kemudian, pria yang mengaku saudara Muhammad Kamalul Yaqin juga menggunggah tulisan soal tidak menjadikan candaan atas peristiwa Bully Cilacap tersebut

"Saya selaku saudara dari Muhammad Kamalul Yaqin Meminta Maaf Atas Perlakuan Yang Tidak Wajar. Ini akun baru Muhammad Kamalul Yaqin yang dipegang saudaranya meminta untuk tidak menyebarkan dan tolong dihapus foto/video yang beredar. Dan tolong jangan menjadikan foto/video yang tersebat tersebut supaya tidak dijadikan bahan candaan (disertai emoticon memohon). Terimakasih atas perhatiannya. Ini bukan akun bodong dan ini akun baru saudara saya yang dibuat beberapa minggu lalu," tulisnya.

Menanggapi hal itu, reaksi netizen berbagai macam, ada yang menasehati hingga membully balik pelaku perundungan tersebut.

Baca Juga: Relawan Pro Jokowi Bocorkan Mau Deklarasikan Pasangan P dan G sebagai Capres Cawapres 2024

"Belajarlah yang rajin bukan belajar lagak jagoan sekarang udh terjadi baru nyesel... Nak minta maaf mu tidak akan membuat hati ibunya korban sembuh," tulis akun Ra***l A**a.

Akun Ha**l. "Omong kosong," tulisnya.

"Gampang amat minta maaf," komen akun A***g.

"Wes resiko nak viral ki ditrimo wae to mas2 gari minta maaf terus menengo rausah mbacot ngakon dihapus utowo disebar luaske videone, wes ditrimo wae meneng anteng," tulis akun Lek L***b di kolom komentar.

Baca Juga: Duel Sengit Al Ittihad vs Al Feiha Berakhir Tanpa Gol di Liga Arab Saudi 2023/2024

Tidak sedikit pula netizen yang geram dan mengajak pelaku bully Cilacap untuk berduel.

"Serlok singgel kro aku," tulis akun N*ng Se***n.

"Serlok Serlok," komentar akun Hai C**u.

"halah bayi wingi sore,cangkeman geatel su cocote emprukeun juh" tulis akun Anton ***

Baca Juga: Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Gerakan 30 September yang Menginspirasi Bangsa Indonesia

Sementara itu, pihak kepolisian menyampaikan informasi terbaru soal kasus perundungan siswa SMP di Cilacap yang videonya viral di jagat maya.

Kasat Reskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arif Setiyoko mengatakan, dua terduga pelaku, yakni MK (15) dan WS (14), kini bestatus sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

"Jadi dari hasil pemeriksaan kemarin, dari penyelidikan, sudah kami tingkatkan ke proses penyidikan. Kemarin kami gelarkan, dan kami sudah menetapkan dua pelaku menjadi tersangka," ujarnya. ***