POJOKSATU.ID- Isu koalisi Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo makin mencuat. Namun isu dipasangkannya Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo sama sekali tak pernah dibahas dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Dengan ramainya isu tersebut, banyak pihak yang berasumsi sangat sulit bila Ganjar Pranowo berpasangan dengan Prabowo Subianto. Terlebih bila Prabowo Subianto menjadi cawapresnya Ganjar.

Nah, dengan dinamik politik yang mulai memanas. Ditambah lagi isu Ganjar Pranowo akan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Baca Juga: Begini Bagan 16 Besar Asian Games 2022, 3 Wakil ASEAN Dapat Lawan Berat

Setidaknya ada 5 fakta di balik mencuatnya isu koalisi Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo sebagai berikut.

1. Belah Bambu

Isu yang mencuat Prabowo Subianto akan berkoalisi dengan Ganjar Pranowo itu diduga ada upaya belah bambu.

Dalam dinimika politik ini, ada upaya melakukan belah bambu terhadap koalisi Parpol pendukung Prabowo Subianto yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

Selain itu, banyak pihak yang gagal memprediksi dengan perginya PKB dan bergabungnya Partai Demokrat ke dalam KIM.

Baca Juga: Inilah 16 Tim yang Lolos 16 Besar Asian Games 2022 Cabor Sepak Bola, Indonesia Jumpa Uzbekistan

Bergabungnya Partai Demokrat bersama Parpol lain yang sudah bergabung sebelumnya, justru makin memperkuat elektabilitas Prabowo Subianto.

"Ini juga semakin menyolidkan koalisi Parpol pendukung Pak Prabowo," kata Haris Rusly Moti, Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08.

Isu koalisi Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo dinilai sebagai operasi opini untuk menciptakan keragu-raguan dengan tujuan memecah belah komitmen dari koalisi Parpol yang mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden.

Tak hanya itu, operasi opini ini sengaja dikembangkan oleh pihak-pihak yang memecah belah KIM yang sudah dibangun.

Baca Juga: Ujang Komarudin : Wacana Ganjar-Prabowo Sulit Terwujud, Tapi Prabowo-Ganjar Memungkinkan

Jika juga diperhatikan dari opini yang berkembang seakan Prabowo Subianto akan ditempatkan menjadi cawapresnya Ganjar Pranowo.

Padahal seluruh Parpol yang tergabung di dalam KIM itu berkomitmen untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai capres, dan bukan sebagai cawapres siapapun.

Namun bisa dipastikan, jika benar ada niat buruk seperti itu, diyakini tidak akan terwujud, karena saat ini partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), justru makin solid dan kuat mengusung dan memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI ke 8 di Pilpres 2024 mendatang.

2. Kubu Lain Panik

Beredarnya isu koalisi Prabowo Subianto dengan Ganja Pranowo, itu hanya bukti kepanikan pihak-pihak lain. Termasuk kepanikan kubu pendukung capres tertentu yang tidak ikhlas menyaksikan makin kuat dan solidnya Kaolisi Indonesia Maju (KIM).

Baca Juga: Ujang Komarudin : Wacana Ganjar-Prabowo Sulit Terwujud, Tapi Prabowo-Ganjar Memungkinkan

Padahal bila dilihat lagi elektabilitas Prabowo Subianto terus mengalami peningkatan yang tajam setelah Koalisi Indonesia Maju (KIM) tampil solid dan kuat dengan visi kebangsaan dan kerakyatan.

Tampak pula ada kepanikan dari pihak pendukung capres tertentu sehingga mereka memunculkan reaksi dengan operasi opini untuk men-downgrade sosok Prabowo Subianto bukan sebagai capres, tapi sebagai cawapres.

Namun lagi-lagi, sosok yang dimaksud pihak yang merasa panik itu tidak disebutkan secara detail, sosok siapa yang dimaksud.

"Adanya kepanikan di kubu pendukung capres tertentu yang tidak ikhlas menyaksikan makin kuat dan solidnya Kaolisi Indonesia Maju (KIM)," ujar Haris.

Baca Juga: Viral Driver Ojol Ambil Pesanan Customernya dari Medan ke Jogja, Pramugari Sampai Terpelongo

3. Relawan Tetap Prasangka Baik

Meski diterpa isu tidak sedap dengan koalisi tersebut. Akan tetapi Rumah Besar Relawan Prabowo 08 tetap berhusnuzon atau prasangka baik terhadap isu-isu yang bergulir tersebut.

Prasangka baik itu, mungkin saja dalam isu koalisi Prabowo-Ganjairi ada niat baik untuk memperkuat dan mempersatukan elemen dan komponen yang mempunyai kesamaan visi kebangsaan.

Visa dan misi kesamaan yang dimaksud itu, yaitu dengan mempersatukan sosok senior sarat pengalaman seperti Prabowo Subianto sebagai capres dengan sosok junior seperti Ganjar Pranowo sebagai cawapres.

"Tentu patut diapresiasi jika benar ada niat baik dan mulia seperti itu," ungkap Haris.

Baca Juga: 6 Makanan yang Membantu Merawat Paru-paru dan Meningkatkan Fungsi Pernapasan secara Optimal

Sebelumnya, Prabowo sendiri sudah menanggapi ihwal peluangnya berpasangan dengan Ganjar pada Pilpres 2024.

Namun, ia menjawab diplomatis ketika ditanya soal isu dirinya akan koalisi Ganjar.

"Yang kita dambakan adalah selalu persatuan, kerukunan. Apapun yang terjadi kita harus rukun, harus sejuk. Apapun yang diberikan mandat oleh rakyat kita hormati," ujar Prabowo usai dideklarasikan oleh Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 21 September 2023. ***