!

POJOKSATU.ID - Kronologi 2 anggota DPRD Kabupaten Cianjur nyaris baku hantam diungap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Rustam Effendi.

Dalam video yang beredar, 2 anggota DPRD Kabupaten Cianjur nyaris baku hantam. Beruntung keduanya masih bisa dilerai.

Ternyata, 2 anggota DPRD Kabupaten Cianjur nyaris baku hantam itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, pada Kamis 14 September 2023.

kedua wakil rakyat yang nyaris adu pukul tersebut ternyata sama-sama anggota Fraksi Golkar.

Baca Juga: Terkuak, Sutradara Film Dewasa Kelas Bintang Dulunya Tukang Urut, Pernah JugaJadi Pemulung

Keduanya adalah Muhammad Isnaeni dan Asep Setiawan.

Dalam video itu, Muhammad Isnaeni mengenakan safari warna abu-abu. Sedangkan Asep Setiawan mengenaka safari warna coklat.

Rustam menjelaskan, peristiwa itu terjadi selepas rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang membahas penempatan tiap anggota fraksi pada panitua khusus (pansus) rancangan peraturan daerah atau raperda.

"Saya sendiri tidak tahu apa masalahnya. Yang pasti dengar ada ribut-ribut. Makanya saya susul terus dipisahkan," ujar Rustam kepada wartawan, Kamis 14 September 2023.

Baca Juga: Partai Demokrat Bocorkan Capres yang Bakal Didukung, Inisialnya 'Wo', Prabowo atau Ganjar Pranowo?

Selama jalannya rapat Bamus, Rustam juga sama sekali tidak melihat gelagat keduanya tengah memiliki masalah.

Apalagi rapat Bamus tersebut juga berjalan lancar dan tanpa hambatan sama sekali.

"Maka kami asumsikan mungkin ada masalah yang lain, tidak berkaitan dengan rapat. Apalagi kalau personal, kita tidak masuk ke ranah itu" kata dia.

Rustam menyebut, berdasarkan penjelasan, Asep Setiawan saat itu berniat mengonformasi sesuatu hal kepada Muhammad Isnaeni.

Baca Juga: Hasil Hong Kong Open 2023: Jojo Tumbangkan Wakil Tuan Rumah Lagi, Masuk 8 Besar

"Cuma mungkin momennya sedang sensitif, panas, jadi seolah olah terjadi gesekan," katanya.

Setelah beberapa saat berlalu, Rustam menyatakan sudah mempertemukan keduanya.

"Ternyata sudah tidak ada masalah sama sekali. Sudah biasa-biasa aja, mereka juga duduk bareng, bercanda-canda lagi," sambungnya.

Kendati demikian, pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur sangat menyesalkan peristiwa tersebut.

Baca Juga: Di Hadapan Petinggi LDII, Kabaintelkam Polri Kutip Ayat Quran Sebagai Solusi Keamanan Jelang Pilpres

"Kita ya menyayangkan apalagi ini terjadi di gedung DPRD. Kita tadi juga sampaikan agar masalah ini diselesaikan dengan mengedepankan dialog, kekeluargaan dan kebersamaan," beber dia.

Ditanya apakah keduanya nantinya akan mendapatkan sanksi, Rustam tidak bisa memastikannya.

Ia menyebut, Ketua Badan Kehormatan (BK DPRD Kabupaten Cianjur) tidak sedang berada di Kabupaten Cianjur.

"Sepertinya nanti akan segera dibahas setelah Rapat Paripurna ini sambil menunggu Ketua BK," terang dia.

Baca Juga: Memalukan, 2 Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Golkar Nyaris Baku Hantam, Videonya Beredar

Dalam video yang beredar tersebut terlihat 2 anggota DPRD Kabupaten Cianjur tengah berjalan beriringan di sebuah lorong.

Sembari berjalan keduanya terlihat tengah membicarakan sesuatu satu sama lainnya.

Sesaat kemudian Muhammad Isnaeni terlihat melayangkan sikutnya hingga mengenai dada Asep Setiawan.

Beruntung kejadian tersebut dilihat sejumlah orang yang langsung menenangkan anggota dewan tersebut sehingga tidak sampai terjadi baku hantam.

Baca Juga: Memalukan, 2 Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Golkar Nyaris Baku Hantam, Videonya Beredar

Salah seorang yang terlihat ikut menenangkan adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Rustam Effendi.

Sembari ditenangkan, anggota dewan tersebut mengucapkan kalimat dalam bahasa Sunda kasar.

"Aing teu nanaon oge (saya juga tidak ngapa ngapain). Kan katingali aing oge (kan keliatan saya)...(tidak jelas)," ucap anggota dewan itu.

"Teu genaheun aing (Nggak mengenakkan sekali)" sambungnya.

"Aing ge teu ngarti nanaon (saya juga nggak tahu apa apa)," kata dia.***