POJOKSATU.id, SIDOARJO – Masriah Sidoarjo seolah tak pernah senang melihat tetangganya Wiwik bahagia. Petugas Satpol PP Sidoarjo bahkan mengaku terus memantau perselisihan tetangga itu hingga kini.
Ulah terbaru Masriah Sidoarjo adalah tidak senang ketika rumah Wiwik tetangganya direnovasi dengan bantuan Pemkab Sidoarjo.
Ketidaksukaan Masriah Sidoarjo ditunjukkan dengan memasang batu yang diletakkan di depan rumah Masriah, dimana batu ini menghalangi mobil pick up masuk ke rumah Wiwik mengangkat batu.
Namun kini batu itu sudah dipindahkan Satpol PP ke depan rumah Masriah dan posisinya masih di areal rumah Masriah.
Namun Satpol PP akan kembali bertindak jika Masriah kembali memindahkan batu itu ke tengah jalan gang buntu untuk menghalangi Wiwik dan keluarganya lewat.
Yani menegaskan, pihaknya tak segan mendatangi rumah Masriah untuk memberikan pengertian padanya.
"Namun apabila tidak diindahkan, terpaksa kami akan memindahkan dua batu tersebut," tegas Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Yani Setyawan dilansir detikcom, Jumat (8/9).
Satpol PP Sidoarjo akan terus memantau ulah Masriah seperti disampaikan oleh Yani Setyawan.
Yani mengaku pihaknya terus memantau perselisihan antara Masriah dan Wiwik.
Saat ini, proses renovasi rumah Wiwik telah selesai dilaksanakan Pemkab Sidoarjo.
Wiwik Dibantu Bupati Sidoarjo
Aksi Masriah memasang batu di jalan terjadi saat rumah Wiwik direnovasi atas bantuan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Ben-Gvir: Israel, Terminologi 'Apartheid,' dan Masyarakat Palestina
Di kala para tukang tengah merenovasi rumah Wiwik, Masriah kembali berulah menghalangi proses renovasi.
Masriah sengaja meletakkan dua batu besar yang disemen permanen di depan rumahnya. Entah untuk apa kegunaan batu tersebut.
Batu ini menghalangi pickup yang hendak mengirim material bangunan ke rumah Wiwik.
Akhirnya, para pekerja terpaksa mengangkat materialnya dari mobil pickup ke rumah Wiwik secara manual. Ini karena, mobil itu tidak bisa masuk ke depan rumah Wiwik.***




