POJOKSATU.id, JAKARTA -- Bendahara Umum (Bendum) Nasdem Ahmad Sahroni tak jadi melaporkan Mantan Presiden SBY ke Bareskrim Polri gara-gara dilarang Ketum Nasdem Surya Paloh.
Ahmad Sahroni menyinggung ucapan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang disebut bohong oleh Sahroni.
Sahroni lalu meluruskan pernyataan SBY yang disebutnya akan ada deklarasi Anies-AHY awal September. Menurut Sahroni pernyataan SBY itu bohong.
"Mengklarifikasi apa yang disampaikan oleh Pak SBY bahwa Anies-AHY akan dideklarasikan awal September. Omongan itu saya katakan nggak ada," kata Sahroni, di Bareskrim Polri, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: PKN STAN Diumumkan, 1.100 Mahasiswa Baru Diterima, Segera Kunjungi Link Ini!
"Tapi Pak SBY meminta deklarasi tanggal 3 September itu benar. Jadi apa yang disampaikan Pak SBY sebenarnya itu adalah bohong belaka. Tidak ada bahwa Anies AHY akan dideklarasikan awal September, jadi nggak ada," lanjut dia.
Sahroni mengatakan dia berniat melaporkan dengan UU ITE. Namun akhirnya dibatalkan karena Ketua Umum Nasdem Surya Paloh tak setuju akan hal itu.
Menurut Surya Paloh, Sahroni tak boleh melaporkan orang ke polisi terkait perkara itu.
Sahroni mengatakan selama dua jam ada dalam ruangan rapat bersama SBY dimana saat itu ikut hadir Anies Baswedan, Sahroni mengatakan, saat itu SBY hanya bercerita pengalaman SBY selama proses terpilih jadi Presiden di 2004 silam.
Baca Juga: Cak Imin Dipanggil KPK Terkait Kardus Durian, PKS Yakin Urusan Hukumnya akan Selesai
Diketahui, pernyataan SBY yang dimaksud Sahroni bohong yakni saat SBY menggelar rapat di Cikeas, Jumat (1/9/2023).
Rapat digelar petinggi Demokrat usai Anies diduetkan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk Pilpres 2024.
Demokrat merasa dikhianati soal keputusan sepihak duet Anies-Cak Imin. SBY kemudian mengingat momen Anies datang ke Cikeas untuk melaporkan rencana deklarasi capres dan cawapres.
"Masih segar dalam ingatan saya, di ruangan ini, saya duduk di sini, tanggal 25 Agustus 2023, berarti seminggu lalu, Pak Anies duduk di sini dengan didampingi Tim 8, AHY memang tidak selalu hadir," kata SBY kepada wartawan di Cikeas.
SBY mengatakan kehadiran Anies saat itu melaporkan akan deklarasi capres sekaligus cawapres. Dia menyebut Anies telah memutuskan cawapres.
"Anies menyampaikan kepada saya, didengar oleh semua bahwa awal September ini, berarti hari-hari sekarang ini, akan mendeklarasikan koalisi ini dalam kapasitasnya sebagai capres berikut capres dan cawapres yang telah selesai diputuskan," ujar SBY kala itu.***




