POJOKSATU.id, JAKARTA-- Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan menilai efak Cak Imin atau Cak Imin effect belum membawa pengaruh signifikan bagi elektabilitas Anies Baswedan.
Sebaliknya, pernyataan Demokrat yang menyebut Anies Baswedan sebagai penghianat telah menggerus citra positif Anies Baswedan yang selama ini memiliki kredibilitas.
Kehadiran Cak Imin di Koalisi Perubahan untuk Persatuan belum memiliki pengaruh apa-apa.
Hal itu ditengarai karena elektabilitas Cak Imin dalam berbagai survei juga bisa dibilang biasa-biasa saja.
Baca Juga: Cak Imin Ungkap Diperintahkan Sesepuh NU Duet dengan Anies Baswedan Sejak 2 Tahun Lalu
Kata Hasyibulloh, dari hasil berbagai survei, elektabilitas Cak Imin tidak pernah kelihatan secara signifikan, walaupun segala upaya telah dilakukan Cak imin dengan melakukan kampanye melalui roadshow konser kebangsaan ke seluruh daerah.
Cak Imin juga melakukan canvassing melalui baliho-baliho bergambarkan Cak Imin dan hasilnya juga tidak bisa meningkatkan elektabilitasnya.
Dengan begitu, elektabilitas Anies juga akan stagnan. Dia menyebutkan belum lagi ditambah dengan adanya image publik terkait tudingan Partai Demokrat bahwa Anies adalah pemimpin yang tidak amanah.
"Kalau analisis saya apabila memang apa yang dituduhkan Demokrat benar bahwa Anies mengkhianati Demokrat ini akan menggerus citra positif Anies yang selama ini memiliki kredibilitas,” jelasnya dilansir RMOL, Minggu (3/9).
Baca Juga: Hasil Olah TKP Kasus Lift Kaca Ubud Mengejutkan, Polisi Temukan Kabel Terhambat, Rem Tak Berfungsi
“Dengan pengkhianatan yang dilakukan artinya merusak citra kredibilitas yang sudah dibangun dan besar kemungkinan juga akan menurunkan elektabilitas Anies," jelasnya lagi.
Diakui Hasyibulloh, Cak Imin dan PKB memang memiliki dominasi di Jawa Timur. Namun hal itu tetap belum bisa mengangkat ketokohan Anies secara nasional
"Kalau secara partai, saya percaya PKB bisa menguasai Jawa Timur dengan NU-nya, tapi secara ketokohan personal apakah bisa merebut suara-suara masyarakat tersebut,” jelas jebolan S2 Politik Universitas Nasional (Unas) ini.
“Kalau saya ragu untuk hal itu karena pasangan ini terlalu beresiko di Pilpres 2024 mendatang," pungkasnya.
Baca Juga: Alam Ganjar Ternyata Pro Player Mobile Legend, Unjuk Kebolehan Bareng Raffi Ahmad, Atta dan Thariq
Diketahui, Capres Anies Baswedan resmi mengumumkan bakal cawapresnya yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (2/9).
Anies menjadi bacapres pertama yang telah mendeklarasikan bakal cawapresnya yang tentunya membuat gempar konstelasi pencapresan dengan adanya perubahan konfigurasi pada partai-partai koalisi.
Ketimbang bacapres lainnya yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, elektabilitas Anies dalam beberapa survei terakhir selalu menempati posisi juru kunci atau posisi tiga di bawah Prabowo dan Ganjar. ***




