POJOKSATU.id, BALI— Polsek Ubud Kabupaten Gianyar, Bali, membeberkan kronologi lift kaca jatuh ke jurang sedalam 100 meter yang menewaskan 5 orang pada Jumat (1/9) sekitar pukul 14.00 WITA.

Lima karyawan resort di Desa Kedewatan, Ubud, jatuh dari dalam lift kaca ke jurang, Jumat (1/9) siang. Mereka terjatuh ke jurang setelah lift di resort itu putus.

Kapolsek Ubud Kompol I Made Uder saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Kompol Uder mengungkapkan lima karyawan yang tewas itu terdiri dari dua laki-laki, dan tiga perempuan. Mereka terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 100 meter.

Baca Juga: Demokrat Klaim dari Dulu hingga Sekarang Tak Ajukan Syarat Bentuk Koalisi dengan Nasdem

Kecelakaan itu bermula saat lima karyawan ini hendak turun ke lantai bawah melalui lift luar, yang menggunakan jalan mirip rel kereta api.

Sedangkan tempat orangnya berbentuk kotak dan terikat tali sling.

Diduga terjadi masalah beberapa saat setelah lift dinaiki, dimana tali putus dan mereka pun terjun bebas ke bawah dengan ketinggian lebih dari 100 meter, dan kemiringan rel 45 derajat.

Lima orang karyawan resort itupun dinyatakan tewas usai terjatuh ke jurang akibat tali lift putus.

Baca Juga: Kekesalan SBY pada Nasdem Tak Punya Etika, Padahal AHY Dulu Sudah Didekati Puan dan Prabowo

Lift Transparan dari Bahan Kaca

Dikutip dari Nusa Bali, para korban menaiki fasilitas tram lift. Lift yang mereka naiki berkonsep transparan dengan material semuanya dari bahan kaca.

Panjang lintasan lift diperkirakan sekitar 100 meter dengan posisi miring.

Lift itu berfungsi untuk mengantarkan para tamu yang berada di atas untuk turun ke bawah dengan jalur vertikal yang miring.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo Minta Praka Riswandi Manik Dihukum Lebih Berat

Saat itu kelima korban hendak turun ke lantai bawah menggunakan lift.

Ditengah perjalanan lift diduga mengalami kerusakan sehingga terjun bebas ke arah jurang.

Lima karyawan yang berada dalam lift ikut terpental. Bahkan ada satu korban yang terpental atau terjatuh sampai ke dasar jurang.***