POJOKSATU.id - Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai Bambang Pacul minta maaf karena tidak mengirimkan undangan acara konsolidasi PDIP Jawa Tengah pada Selasa 15 Agustus 2023 lalu.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pun meminta agar permasalahan tersebut tidak diperpanjang lagi.

Karena itu, Gibran menilai Bambang Pacul sejatinya juga tidak perlu minta maaf.

Baca Juga: Menu Penyembuh Insomnia, 5 Makanan Ampuh untuk Meningkatkan Mutu Tidur

"Halah, ngapain minta maaf. Nggak, nggak, nggak. Nggak usah minta maaf," ucap Gibran di Banjarsari, Solo, Minggu 20 Agustus 2023.

Sayangnya, putra sulung Presiden Jokowi itu tidak mengungkap apakah permintaan maaf Bambang Pacul itu sudah disampaikan kepada dirinya atau belum.

Akan tetapi, Gibran mengaku sudah mengetahui penyebab dirinya tidak mendapat undangan untuk acara konsolidasi PDIP Jateng tersebut.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Eric Zhu, Miliarder 15 Tahun yang Merintis Imperium Bisnis dari Toilet Sekolah

"Jenenge (namanya) human error, biasa, santai," sambungnya.

Menurut Gibran, yang terpenting adalah pesan dari PDIP itu juga sudah tersampaikan ke DPC PDIP Solo.

Dia juga memastikan, sebagai kader PDIP, akan tetap bergerak dengan mengikuti instruksi PDIP.

Baca Juga: 2023 Terkustomisasi: 8 Gaya Motor Paling Stylish dengan Gaya Beragam!

"Yang penting pesannya sudah tersampaikan. Instruksi-instruksi dari atasan sudah tersampaikan, gitu aja, dan kita tetap gerak di bawah," ucap Gibran.

Atas alasan itu pula, Gibran tak ingin memperpanjang dan mempermasalahkan hal tersebut.

Pasalnya, sebelum tidak diundang untuk acara konsolidasi di Semarang itu, dirinya sudah melakukan rapat dengan DPC PDIP Solo.

Sebelumnya, Bambang Pacul minta maaf karena tidak mengundang Gibran Rakabuming Raka dalam acara PDIP Jawa Tengah.

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto ‘Ngeles’ Prabowo Lakukan Politik Pecah Belah Kala Rebut Budiman Sudjatmiko

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak diundang dalam pertemuan PDIP Jateng bertajuk 'Konsolidasi Pikir Kepala Daerah Kader Partai dalam Menghadapi Situasi Saat Ini dan Menuju Pemilu'.

Bambang Pacul yang merupakan Ketua DPD PDIP Jateng minta maaf kepada Gibran Rakabuming Raka.

Dalam penjelasannya, pemilik nama asli Bambang Wuryanto ini menyatakan bahwa hal itu disebabkan karena human error.

Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Dikritik Kolega di PDIP Usai Nyebrang ke Prabowo, Ambisi Jabatan dan Uang

Saat diteliti list, undagan untuk Gibran ternyata memang tidak terkirim.

Hal itu diketahui setelah acara selesai digelar pada malam harinya.

"Jadi, itu kesalahan kami. DPD keliru, tentu orang keliru, ya, namanya orang keliru minta maaf," ucapnya, dikutip pojoksatu.uid dari podcast Total Politik.

Baca Juga: Sesudah Food Estate, Kini Hasto PDIP Kritik Lagi Prabowo Soal Logistik Harus Dibagi-bagi

Bambang juga berjanji akan mengirimkan undangan baru kepad Gibran berbarengan dengan permintan maaf secara resmi.

Dia juga memastikan agar kesalahan tersebut tidak akan terulang lagi di kemudian hari.

Bahkan Bambang Pacul menyatakan dirinya siap menebus kesalahan tersebut.

Baca Juga: Ditinggal PAN dan Golkar Dukung Prabowo Subianto, Begini Jawaban PDIP

Caranya, dengan mengirimkan surat undangan untuk Gibran secara langsung oleh dirinya atau Sekretaris DPD PDIP Jateng.

"Pasti orang yang mengirim terhormat. Nomor satu, bisa saya sendiri. Kedua, bisa sekretaris," katanya.

"Kenapa bisa begitu? ya itu sebagai tebusan kesalahan," ucapnya.

Baca Juga: Dikepung Koalisi Lain, PDIP Tetap Percaya Diri Bisa Menang Lewat Pergerakan Akar Rumput

Dia menyatakan, yang membuat kesalahan memang anak buahnya. Tapi karena dia adalah Ketua DPD PDIP Jateng, maka dia lah yang bertanggungjawab.***