POJOKSATU.id, JAKARTA – Bergabungnya PAN dan Golkar dengan koalisi Prabowo disebut-sebut mengincar kursi Cawapres pendamping Prabowo.
Meski Erick dan Airlangga digadang-gadang posisi cawapres Prabowo, ditengarai rencana ini akan terganjal piagam kerjasama Gerindra dan PKB.
Piagam kerjasama Gerindra dan PKB atau perjanjian tertulis ini dibuat di Sentul Bogor pada tahun 2022 lalu.
Wakil Sekjen PKB, Saiful Huda mengatakan, dalam perjanjian piagam kerjasama dituliskan penentuan pasangan capres-cawapres ditentukan oleh Gerindra-PKB.
Baca Juga: PAN dan Golkar Gabung Prabowo, Almisbat : Koalisi Rapuh Karena Banyak Nuntut Cawapres
"Penentuan capres dan cawapres yang akan diusung PKB tetap berpatokan pada Piagam KKIR yang ditandatangani tepat satu tahun lalu di Sentul, Bogor," kata Huda kepada wartawan, Senin (14/8/2023).
Kendati begitu, PKB menyambut baik bergabungnya Golkar-PAN mendukung Prabowo.
"PKB sebagai inisiator KKIR bersama Gerindra menyambut baik bergabungnya Golkar dan PAN," ucapnya.
Huda mengatakan, bergabungnya partai berlambang bintang matahari putih dan pohon beringin itu bakal menambah energi dan sekaligus kekuatan baru.
Baca Juga: Ditinggal PAN dan Golkar Dukung Prabowo Subianto, Begini Jawaban PDIP
Menurut dia, Golkar dengan pengalaman panjang pasti akan memberikan insentif elektoral jika benar-benar bersatu dalam KKIR.
"Pun juga dengan PAN pasti akan memberikan tambahan kekuatan," tuturnya.
"Kami optimis bergabungnya mereka akan menambah daya tawar KKIR termasuk menambah peluang besar bagi pasangan calon presiden maupun calon presiden wakil presiden yang akan diusung," pungkasnya.
Untuk diketahui, PAN bergabung ke dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) mendukung Prabowo bukan tidak mungkin tanpa syarat.
PAN disebut-sebut ingin mendorong Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menjadi cawapres mendampingi Prabowo.
Begitu juga dengan Partai Golkar yang ingin mengusulkan Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto menjadi cawapres Prabowo.
Sebelumnya, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan, telah resmi mendeklarasikan dukungan partai mereka masing-masing untuk capres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Deklarasi dukungan ini bersama-sama diumumkan oleh partai besar tersebut di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 13 Agustus 2023.
Airlangga dan Zulkifli Hasan menyatakan dukungan partai Golkar dan PAN di hadapan Ketum sekaligus capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ketum PKB Muhaminin Iskandar, serta sejumlah jajaran petinggi keempat partai yang hadir.
"Partai Golkar memberikan dukungannya kepada Bapak Letjen Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI 2024-2029,” ungkap Airlangga.
"Dewan Pimpinan Pusat PAN telah memutuskan akan memberikan dukungan capres persoode 2024-2029 kepada Letjen Prabowo Subianto," ujar Zulkifli Hasan.***



