POJOKSATU.id - Bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dianggap sebagai tokoh pemersatu satu bangsa oleh pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut terpotret dalam survei yang dilakukan Survey dan Polling Indonesia (SPIN) dalam rentang waktu dari 15-25 Juli 2023.
Survei tersebut menggunakan metode teknik sampel multistage random sampling yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia dengan total responden 1.230.
Baca Juga: Rocky Gerung Minta Maaf Sebut Jokowi 'Bajingan' tapi Tantang Semua orang Laporkan Dirinya
Pemaparan hasil survei terbaru SPIN itu disampaikan Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara, dalam paparannya secara daring, pada Jumat 4 Agustus 2023.
“Sebenarnya ini membuktikan bahwa Prabowo itu selalu dipersepsikan sebagai pemersatu bangsa, baik dari segi pendukungnya maupun dari pendukung Jokowi sendiri," kata Igor.
Igor juga mengatakan, jika melihat 3 kandidat capres, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, beberapa istilah kelompok tertentu hanya melekat di Ganjar dan Anies.
Baca Juga: Akhirnya Rocky Gerung Minta Maaf Sebut Jokowi 'Bajingan' : Saya Kira Jokowi Mengerti
“Prabowo itu posisinya di tengah. Itu sebabnya, dia mendapat tempat sendiri di hati masyarakat. Prabowo masih ada di hati masyarakat,” ungkap Igor.
Menurut Igor, publik juga menilai Prabowo memiliki kinerja yang mumpuni dan dianggap bukan sebagai simbol polarisasi politik.
“81,2 persen publik menyatakan setuju dia bergabung pemerintahan karena Prabowo bukan simbol dari polarisasi politik,” ujarnya.
Baca Juga: Profil Lengkap Panji Gumilang, Tak Tamat Pondok Gontor Hingga di Penjara Dua Kali
Sementara itu, dalam segi elektabilitas capres, Prabowo Subianto mengguli 2 kandidat lainnya yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
"Responden memilih Pak Prabowo sebesar 41,7 persen, diikuti Ganjar di posisi kedua 30,3 persen, lalu Anies di posisi ketiga dengan 21,0 pesen," ungkap Igor.
Menurut dia, tren dukungan ke Menteri Pertahanan terus meningkat secara signifikan.
Sementara Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu berada pada posisi stagnan.
Baca Juga: Zig Zag dan Angka 8 Dihapus, Besok Ujian Praktik SIM C di Jakarta Raya Pakai Huruf S, Ini Modelnya
"Pak Prabowo terus meroket, dan Ganjar pasca blunder yang sering dilakukan baik oleh dirinya maupun timnya," ujarnya.
Sedangkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengalami hal yang sama seperti Ganjar. Penurunannya secara drastis.
"Anies juga mengalami hal yang sama dengan Ganjar Pranowo mereka turun dalam beberapa bulan, penyebab masih fariatif," ucap Igor.
Baca Juga: Tanggapan Singkat Anies Baswedan soal Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres ke MK yang Diajukan PSI
Dari total 1.230 responden, Igor menambahkan, masih ada sejumlah 7,0 persen publik yang belum memiliki pilihan kandidat capres. ***



