POJOKSATU.ID - Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi membeberkan kriteria capres yang akan didukung partainya pada Pilpres 2024 mendatang.

Salah satu kriteria utama, yaitu calon yang diprediksi kuat memenangi Pilpres 2024 mendatang.

Prediksi ini tidak melulu mengacu pada pengumuman lembaga survei belakangan ini, tapi juga hasil survei internal PAN Sendiri.

Baca Juga: Cegah Stunting Pemprov Sumut Gelontorkan Dana Desa Sebesar Rp 425,606 M. Edy Rahmayadi: Tak Ada Lagi Alasan

Hal itu dilakukan karena PAN tidak ingin kalah untuk ketiga kalinya secara beruntun.

"PAN tidak mau mengalami hattrick (tiga kali) kalah. Calon yang akan didukung PAN diprediksi menang," kata Viva kepada wartawan, Kamis 3 Agustus 2023.

Pada dua Pilpres terakhir yakni 2014 dan 2019, PAN berada di koalisi calon yang kalah.

Baca Juga: Jingle Bapa 'Aing' dan Presiden 'Aing' Menggema Diseluruh Jawa Barat, Memantapkan Kemenangan Prabowo Di Jabar

Pada Pilpres 2014, PAN berada gabung koalisi Merah Putih yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Kemudian pada Pilpres 2019, PAN berada di Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

Seperti diketahui bersama, pada dua Pilpres itu, Prabowo Subianto yang diusung PAN selalu kalah.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Leluhur Marga Lubis di Tapsel,Edy Rahmayadi: Lestarikan Sejarah, Sumber Informasi Masa Lalu

Untuk itu, PAN akan sangat hati-hati dalam menentukan arah koalisi mereka pada Pilpres 2024.

Menurut Viva, meskipun prediksi dari lembaga survei salah satu capres yakni Prabowo Subianto elektabilitasnya selalu naik.

Namun PAN tetap memotret realitas sosial tentang preferensi pemilih di Pilpres 2024 sehingga dapat menganalisis lebih akurat lagi.

"PAN juga memotret realitas sosial sehingga dapat menganalisis lebih akurat lagi," ujarnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Beberkan Kondisi Kesehatan Panji Gumilang Pasca Ditahan

Selain itu, kata Viva, bagi PAN memang ada hubungan khusus Prabowo dengan PAN.

Ditambah lagi pernah berkoalisi pada Pilpres 2014 dan 2019 lalu. Namun dua-duanya gagal.

Karena itu, PAN pun saat ini mempertimbangkan dengan matang ke mana arah koalisi PAN di Pilpres 2024 mendatang.

"Untuk saat ini pertimbangan PAN dalam menentukan kerjasama politik atau koalisi di Pilpres 2024 adalah akan gabung partai koalisi pemerintah," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Bripda Bagas Maulana, Anak Petani dan Penjual Kue yang Lulus Bintara Polri Polda Sumut dengan Prestasi

Kendati akan berkoalisi dengan partai pro pemerintah, lanjut Viva, namun lagi-lagi penentuan itu sepenuhnya akan ditentukan oleh Ketum PAN.

Karena sesuai hasil Rakernas PAN, mandat sepenuhnya diberikan kepada Ketum PAN Zulkifli Hasan untuk menentukan ke mana arah koalisi berlabuh.

"Jadi, ditunggu ya pengumuman resmi dari Bang Zulkifli Hasan dalam beberapa pekan ke depan," ujarnya.***