POJOKSATU.id- Heru Susanto sopir truk yang mobilnya tertabrak kereta api (KA) Brantas di perlintasan Jalan Madukoro Raya Semarang kembali menjalani pemeriksaan di Satlantas Polrestabes Semarang

Di hadapan polisi, Heru mengaku bahwa truk sempat yang ia kemudikan nyangkut sebelum disambar oleh KA Brantas.

Dia menyebut awalnya truk bernomor polisi B 9943 IG itu juga sempat mogok diperlintasan.

Naas, setelah menyala, truk sempat nyangkut dan kembali mogok.

Baca Juga: Akbar Sitorus

"Mogok di rel dan mati mesin. Terus nyangkut pas saya nyalain mesin, satu meter jalan, mati lagi. Saya dengar ada orang teriak nyuruh saya keluar dari truk," kata Heru Susanto di Kantor Satlantas Polrestabes Semarang, Semarang Barat, Jumat (21/7).

Dia juga mengaku bahwa baru mendengar sirine setelah berhasil melewati satu rel. Jalan di sana memang diketahui menanjak dan rawan bagi truk lowbed.

"Saya dengar sudah masuk rel pertama itu, dengar sirine," katanya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola 22 Juli: Persita vs Persija, PSM vs Persib dan Arsenal vs Man United

Heru Susanto juga mengakui dirinya salah karena melewati jalur yang seharusnya tak boleh dilewati. Hal itu dilalui karena merupakan jalur alternatif yang bisa memangkas waktu.

Dia juga mengaku sudah dua kali melintas di perlintasan Madukoro dengan truk yang sama. Namun, baru kali ini dirinya mengalami masalah hingga mengakibatkan kecelakaan kereta api.

"Dua kali ini dari Tugu mau ke Johar, ambil crane mau diantar ke Solo," ujar Heru.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Korea Open 2023: Fajri Main Jam Berapa

Heru Susanto juga membantah bila dia dan kernetnya sempat disebut melarikan diri. Dirinya mengaku berada di TKP hingga pukul 00.30 WIB.

"Saya ke utara rel, saya lihat kejadian itu. Lemes, karena trauma, saya duduk di luar garis polisi. Saya gak melarikan diri, menunggu pengurus datang ke lokasi," pungkas Heru.

Diberitakan sebelumnya,  Kecelakaan kereta di Semarang terjadi pada Selasa malam, 18 Juli 2023 sekitar pukul 19.20 WIB.

Baca Juga: 14 Rekap Berita Bursa Transfer Hari Ini 21 Juli: Ada yang Menangis

Kecelakaan kereta di Semarang terjadi di dekat pintu perlintasan yang berada di Jalan Madukoro Raya, Semarang Barat, Kota Semarang.

Kecelakaan kereta di Semarang terekam dalam video yang kini beredar luas di grup WhatsApp.

Dalam rekaman video terlihat detik-detik kecelakaan mengerikan tersebit. Awalnya, kereta melaju dengan kecepatan tinggi, lalu menabrak mobil yang melintas di perlintasan kereta.

Mobil tersebut terseret kereta hingga ke jembatan, lalu terbakar bersama kereta di atas jembatan. (***)