POJOKSATU.id- Eks wali santri Al Zaytun, Lenny Siregar meminta Panji Gumilang segera bertobat atas doktrin dan ajaran-ajaran menyimpang yang diajarkan kepada para santri Al Zaytun.
Lenny Siregar juga berharap pemerintah segera mengambil sikap tegas terhadap proses hukum yang saat ini menjerat Panji Gumilang.
"Kepada Panji Gumilang. Kasihanilah generasi-generasi muda bangsa ini. Jangan sampai berlarut- larut. Umur juga sudah tua. Segeralah bertaubat Panji, segeralah meminta maaf kepada ummat," kata Lenny dikutip pojoksatu.id di akun youtube MetroTV, Jumat 21 Juli 2023.
Baca Juga: MUI dan Upayanya Menjaga Persatuan Umat di Era Digital
Lenny juga mengaku tidak faham dengan jalan pikiran dan doktrin Panji Gumilang yang kerap membawa-bawa dalil Alquran hanya untuk materi semata.
Ia lantas memperingati wali santri yang masih terdoktrin NII agar segera kembali ke jalan yang benar.
"Gara-gara paham materialisme yang ditanamkan (Panji). Dengan doktrin-doktrin membawa dalil Alqurnan agar mereka juga mempunyai masa depan yang carah," ujarnya.
Baca Juga: Ayah David Singgung Restitusi Rp120 Miliar, Pihak Mario Dandy Sambat 'Miskin' Aset Dibekukan KPK
"Kepada orang dalam. Ini bukan NII yang asli. Silahkan dipelajari. Bukunya juga sudah banyak di online," tuturnya lagi.
Selain itu, Lenny akui selama dirinya diundang ke beberapa televisi nasional, ia kerap mendapat komentar ancaman hendak dibunuh.
Namun Lenny mengatahui bahwa ancaman itu datang dari orang-orangnya Panji Gumilang. Hal itu diketahuinya lantaran dirinya pernah menjadi bagian anggota NII di Al Zaytun.
Baca Juga: Dewi Perssik Tegaskan Perawan sebelum Menikah, Sebut Saipul Jamil Selingkuh dengan Pria saat Belum Bercerai
"Ancmana nyawa. Itu ada dari komentar di youtube. Entah itu dari dia atau serius. Sempat bilang 10 juta itu murah untuk satu nyawa," ujarnya.
"Komenternya, saya tidak tahu dari siapa. Tapi saya tau itu dari orang dalam. Saya juga pernah di posisi mereka. Jadi saya tahu ya," tambahnya lagi.
Reporter : Firdausi



