POJOKSATU.id, JAKARTA-- Partai Gerindra melakukan silaturahmi politik ke markas Partai Demokrat, di bilangan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2203). Pertemuan tersebut tanpa dihadiri Ketua Umum Prabowo dan AHY.
Ketua umum partai berlambang burung garuda, Prabowo Subianto maupun Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak terlihat hadir.
Pertemuan itu dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani dan Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsad. Artinya hanya level Sekjen.
Meskipun, tanpa dihadiri Prabowo dan AHY, pertemuan tersebut tampak berlangsung hangat.
"Pertemuan cukup hangat dan penuh canda, karena kami sering melakukan pertemuan baik di luar maupun di DPR," kata Teuku Riefky kepada wartawan usai melakukan pertemuan tertutup.
Dia mengatakan, bahwa silaturahim politik tersebut bukan merupakan hal yang baru. Sebab kedua Ketua Umum sebelumnya sudah melakukan pertemuan.
Teuku Riefky menyampaikan bahwa pertemuan hari ini tindak lanjut dari pertemuan Prabowo dan AHY di Kartanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Mei 2023 lalu.
"Melanjutkan pertemuan yang sudah dilakukan, baik AHY maupun SBY. Juni 2022 Mas AHY mengunjungi Bowo di Kertanegara Mei 2023 Prabowo mengunjungi SBY di Pacitan," ujarnya.
Lebih lanjut, Teuku Riefky mengatakan, ketidak hadiran AHY pada pertemuan kali ini lantaran menghadiri agenda di kampus Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Dia mengatakan bahwa AHY dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menitip salam kepada Prabowo dan semua pengurus Partai Gerindra.
"Kami dititipkan salam SBY dan AHY kebetulan AHY sedang mengisi kegiatan di Yogyakarta Fisipol leadership forim UGM," ucapnya.
Senada, Muzani mengatakan, ketidak hadiran Prabowo lantaran berbenturan dengan agenda di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Namun, Prabowo menitip salam untuk AHY dan semua pengurus partai Demokrat.
"Sama Pak Prabowo tidak hadir karena ada agenda di Kementerian Pertahanan, Pak Prabowo menitip salam untuk keluarga besar Partai Demokrat, Mas AHY dan Pak SBY," ucapnya.***



