POJOKSATU.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ke-15.
Rakesnas Apkasi itu digelar di Indonesia Convention Exhibition BSD, Kabupaten Tangerang.
Ajang reker dan pameran otonomi daerah pemerintah kabupaten iti itu bertajuk pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2023.
Baca Juga: 4.791 Siswa SMA Dicoret Curangi PPDB Jabar Silahkan ke Pesantren atau Home Schooling
Selain Ma'ruf Amin, sejumlah menteri dan pejabat lembaga turut hadir di acara Apkasi Otonomi Expo.
Ma'ruf sendiri didampingi Mendagri Tito Karnavian, Menkop UKM Teten Masduki, dan Ketua KPK Firli Bahuri.
Ma'ruf amin berpesan agar Pemerintah Kabupaten dapat terus meningkatkan gagasan dan langkah inovatif bagi penguatan kebijakan.
Baca Juga: Pablo Benua Bela Panji Gumilang, Siap Tanggung Semua Operasionl Al Zaytun
Selain itu Apkasi diminta agar menjaga penggunaan anggaran agar tepat guna dengan seefisien mungkin.
"Hal ini untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," kata Wapres.
Wapres juga berpesan agar Pemerintah Kabupaten bisa mendorong terciptanya ekosistem usaha yang sehat dan ramah investor di daerahnya.
Baca Juga: Viral Panglima TNI Desak Panji Gumilang Dihukum Mati, Cek Fakta Berikut Pernyataan Mabes TNI
Salah satu di dalamnya adalah menjaga rantai pemasokan barang lokal dan mengakselerasi pasar hingga mampu menjangkau pasar nasional hingga global.
"Termasuk memperkuat jaringan pemasaran komoditas unggulan desa ke pasar yang lebih beragam melalui platform digital," ujar Wapres.
Selain itu, Ma'ruf berpesan agar komoditas-komoditas unggulan daerah bisa dipasok maksimal hulu ke hilir.
Baca Juga: Erick Thohir Bocorkan Hasil Pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi di Istana Bogor, Oh Ternyata
Tak hanya itu, Ma'ruf juga meminta agar peluang di bidang ekonomi dan keuangan syariah terus dimaksimalkan, mengingat potensi pasar yang besar dan terus berkembang pesat.
"Untuk itu, kontribusi Kabupaten dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan turut menentukan keberhasilan Indonesia mewujudkan visi menjadi Pusat Halal Dunia pada tahun 2024," pungkasnya.***
Reporter: Fandi




