POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Mayoritas para Pengurus Kecamatan (PK) Golkar menolak Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menjadi Ketua DPD Golkar Purwakarta, hal itu tertuang dalam surat pernyataan belasan para ketua PK dengan berbagai alasan.
Sedikitnya 15 PK Golkar Kabupaten Purwakarta memberikan pernyataan penolakan terhadap Anne Ratna Mustika, dengan beberapa alasan yang dinilai Anne tidak layak menjadi ketua DPD Golkar Purwakarta.
Berikut ini beberapa alasan para ketua PK Golkar yang disampaikan oleh koordinator PK sekabupaten Purwakarta, Andreas Lagimin kepada pojoksatu.id seusai pertemuan 15 PK kemarin Kamis (06/07).
Yang pertama, walaupun Bupati Anne Ratna Mustika menjabat sebagai Dewan Penasehat (Wanhat) Golkar Purwakarta, namun Anne tidak memiliki kepedulian terhadap perkembangan Golkar di Kabupaten Purwakarta.
Yang Kedua, saat Pilkada 2018 Golkar mendukung penuh pencalonan Anne sebagai Bupati semua mesin partai bergerak, hingga Anne terpilih menjadi Bupati Purwakarta. Namun, setelah terpilih menjadi Bupati hingga menjelang berakhirnya masa jabatan kontribusinya kepada partai golkar sangat minim, bahkan tidak dapat dirasakan untuk kemajuan partai golkar.
Yang Ketiga, Bupati Purwakarta saat ini sedang menghadapi banyaknya pelaporan penyalahgunaan wewenang, dugaan tindak pudana korupsi dan gratifikasi. Salah satunya dugaan gratifikasi pemberian hampers yang diberikan pada jelang saat hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, yang saat ini kasusnya tengah ditangani oleh pihak kejaksaan tinggi jawa barat.
Baca Juga : APH Diminta Mencari Kebenaran Atas Pernyataan Bupati Purwakarta, Biar Ketahuan Siapa Yang Bohongi Publik, UPZ Sekwan Nunggak Bayar Zakat Empat Bulan
Yang Keempat, Anne Ratna Mustika bukan asli putra daerah dari Purwakarta jadi tidak memiliki basis yang kuat baik itu keluarga dan saudara di wilayah Kabupaten Purwakarta. Karena keluarga dan saudara Anne berada di luar Kabupaten Purwakarta.
Yang Kelima, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kurang responsif terhadap warga masyarakatnya. Hal ini dibuktikan saat ribuan warga Purwakarta mengeluh berbulan – bulan karena kekurangan air bersih, akibat kerusakan viva PDAM sehingga air tidak mengalir. Namun, Bupati tidak mengambil langkah nyata untuk menenangkan ribuan warga masyarakat yang kekuarangan air bersih tersebut.
Keluhan-keluhan kekuarangan air bersih para warga tersebut, berseliweran di media sosial. Partai Golkar Purwakarta terkena dampaknya walaupun tidak secara langsung, karena ribuan masyarakat itu mengetahui yang mengusung dan mendukung Anne menjadi Bupati partai Golkar.
Itulah Lima alasan para PK menolak Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, sesuai dengan yang disampaikan koordinator ketua PK Golkar sekabupaten Purwakarta, Andreas Lagimin kepada pojoksatu.id disamping alasan-alasan lainnya yang tidak bisa di publikasikan. (Agung/ pojoksatu)




