POJOKSATU.id, JAKARTA — Empat lokasi sudah ditetapkan sebagai lokasi Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, mulai Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar.

Lokasi Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung berada di Tegalluar yang masuk Kabupaten Bandung, dan Stasiun Padalarang yang merupakan wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Di Jakarta, stasiun kereta cepat berada di kawasan Halim, yang merupakan daerah pinggiran perbatasan Jakarta dan Bekasi.

Selain di Bandung dan Jakarta, stasiun kereta cepat ini juga dibangun di Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga :

Titik Rawan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berkurang dari 26 Jadi 8 Titik

Jika dihitung, jumlah stasiun pemberhentian untuk perjalanan menggunakan kereta cepat ini sebanyak empat stasiun dengan satu depo.

Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung sekaligus menjadi depo.

Tarif Kereta Cepat


Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya akan menetapkan tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp 250.000 untuk jarak terjauh.

Sementara untuk rute terdekat Rp 125.000. Tarif ini berlaku selama tiga tahun pertama.

"Untuk tarif tadi kita sudah sampaikan 3 tahun pertama Rp 250.000 untuk terjauh, tarif terdekat Rp 125.000 selama 3 tahun pertama," ujar Dwiyana dalam rapat kerja Komisi VI dengan Wakil Menteri BUMN, Rabu (23/11/2022).

Dwiyana mengatakan, setelah tiga tahun pertama, tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih merujuk pada studi tentang willingness to pay yaitu Rp 350.000 untuk jarak terjauh dan Rp 150.000 untuk jarak terdekat.

Sementara kapasitas per kereta sebanyak 601 penumpang, dimana satu rangkaian akan ada 8 kereta.

Dwiyana mengatakan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan akan dioperasikan dengan frekuensi 68 kereta per hari.

"Jam operasional kita pagi karena pagi itu jam pick yang kita harapkan 5.30 WIB, kemudian jam operasi sampai jam 22.00 WIB," ucap dia. (ikror/pojoksatu)