Oleh: Sugeng Budiharsono
Presiden Xi Jinping sangat mementingkan perlunya pembangunan perdesaan untuk memperkuat struktur nasional. Sejak Kongres Nasional Partai Komunmis Tiongkok (PKT) ke-13 tahun 1987. Xi telah mengusulkan gagasan tentang rejuvinasi perdesaan, karena akan membawa dampak yang besar bagi kehidupan nasional. Tiga puluh tahun kemudiam pada Kongres Nasional PKT ke-19, Xi menyatakan bahwa implementasi strategi rejuvinasi perdesaan adalah tugas bersejarah untuk sukses dalam membangun masyarakat sejahtera secara komprehensif.
Penyelesaiaan tiga isu strategis perdesaan yaitu: pertanian, daerah perdesaan, kesejahteraan masyarakat perdesaan, khususnya petani. Tiga isu strategis perdesaan ini bukan hanya isu ekonomi, tapi meliputi juga isu politik dan social (Wang dan Zhuo, 2018; dan Chen et al., 2023).
Beberapa pakar menyatakan bahwa kunci untuk memecahkan tiga isu strategis perdesaan tersebut adalah memepertahankan pembangunan perdesaan yang mantap, meningkatkan pendapatan petani, dan mengurangi kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan, dan antar wilayah.
Pakar yang lain menyatakan bahwa dari sisi internal, masalah dasar dari tiga masalah perdesaan adalah tanah fdan patani, Sedangkan dari sisi eksternal hubungan negara dengan perdesaan, dan hubungan perkotaan dan perdesaan, dan hubungan antara pertanian dengan industry pengolahan dan jasa.
Tulisan ini akan menguiraikan tentang arti penting perdesaan bagi Tiongkok dan strategi untuk memodernisasikan perdesaamn. Sehingga kita dapat mengambil pembelajaran yang baik dan dapat mengimplmentasikan dengan memperhatikan karakteristik yang Pancasilais.
Pentingnya Perdesaan Bagi Tiongkok
Bagi Tiongkok pertanian, daerah perdesaan, dan masyarakat perdesaann, khususnya petani memegang peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. SeKtor pertanian merupakan sector tumpuan kehidupan bagi 1,3 milyar rakyat dan kestabilan pembangunan ekonomi. Sedangkan perdesaan merupakan tempat tinggal masyarakat, senagai ruang hidup untuk memeprtahankan busaya masyarakat. Ekosistem pertanian, dan tempat rekreasi penduduk perkotaan. Terakhir sebagai negara agraris, masyarakat perdesaan mempunyai kontribusi penduduk yang besar terhadap nasional.
Secara rinci arti penting perdesaan bagi Tiongkok sebagai berikut: Pertama, ketahanan pangan menjadi kepedulian strategis pembangunan ekonomi nasional. Seperti diketahui bahwa sumber pangan sebagian besar berasal dari perdesaan; Kedua; negara akan kuat apabila sektor pertaniannya kuat.
Oleh karena itu perhatian dam komitmen membangun sektor pertanian harus diutamakan dengan cara: (1) menerapkan konsep pengembangan inovasi, koordinasi pembangunan hijau. (2) meningkatkan dukungan untuk memperkuat pertanian, meningkatkan keuntungan petani, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat perdesaan. (3) melanjutkan semua reformasi di perdesaan, dan (4) mengatasi semua permasalahan yang terkaut dengan tiga isu staregis perdesaan; Ketiga, jika negara ingin indah, maka perdesaan harus indah.
Untuk mempercepat pembangunan perdesaan baru, perlu memperbaiki kondisi perdesaan dan membangun perdesaan baru yang indah, sebagai perwujudan masyarakat perdesaan yang sejahtera; Keempat, kunci modernisasi perdesaan adalah petani. Caranya melalui peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan keterkaitan perkotaan dan perdesaan, peningkatan pendidikan masyarakat dan layanan professional untuk kemajuan pertanian, dan peningkatan infrastruktur perdesaan; dan Kelima, kemakmuran awal negara dimulai dari peningkatan standar hidup masyarakat perdesaan;
Strategi Modernisasi
Strategi modernisasi perdesaan yang telah dilaksnakan antara lain:
Pertama, memastikan ketahanan pangan dengan mengutamakan pasokan dalam negeri, dan memastikan kapasitas produksi dengan memberikan jaminan keuntungan bagi petani.
Kedua, memperkuat dan meningkatkan system operasi dasar perdesaan, reformasi system pertanahan dan meningkatkan system pemisahan hak kepemilikan, hak kontrak, dan operasi hak atas tanah yang dikontrak;
Ketiga, menempuh jalan modernisasi perdesaan dan perdesaan yang bercirikan sosialis Tiongkok;
Keempat, mempromosikan intengrasi pembangunan perdesaan dan perkotaan dalam rangka mengurangi urbanisasi fisik, dan mengurangi kesenjangan antara perkotaan dan perdesaan;
Kelima, membangun perdesaan dengan sosialisme baru yang berkarakteristik Tiongkok. Pembangunan perdesaan sosialis baru merupakan pekerjaan holistic yang mencakup berbagai bidang seperti ekonomi, social, politik, budaya, dan lingkungan ekologis;
Keenam, pengurangan dan pengentasan kemiskinan. Presiden Xi Jinping menakankan pentingnya mengurangi dan mengengentaskan kemiskinan seperti yang dinyatakannya bahwa masyarakat tidak akan pernah bias dihitung sebagai masyarakat yang sejahtera secara menyeluruh tanpa kemakmuran di perdesaanm apalagi di daerah perdesaan yang miskin;
Ketujuh, mempercepat pembangunan peradaban ekologis perdesaan. Lingkungan ekologis yang sehat merepresentasikan produk public yang paling adil dan bentuk kesejahteraan public yang paling universal; dan
Kedelapan, memperkuat pemerintahan perdesaan.
Pembangunan perdesaan yang dilaksanakan telah memperkuat struktur perekonomian nasional dan menjadikan Tiongkok sebagai raksasa ekonomi baru dunia.
Indonesia dapat mengambil pembelajaran baik dari pembangunan perdesaan yang telah dilaksanakan. Tentunya harus memperhatikan kondisi sumber daya alam dam lingkungan dan karakteristik masyarakat Indonesia yang Pancasilais. Sehingga kemajuan yang dicapai setinggi apapun, diharapkan nantinya tidak meninggalkan nilai-nilai tersebut. ***
Penulis adalah pengamat social ekonomi dari Komunitas Berbagi Ilmu



