Oleh: Amanda Putri Fakhrana, Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University Program studi Komunikasi Digital dan Media.
“Siang Pak Donny”
“Pak Donny, saya izin kerja kelompok ya”
“Shalom, Pak…”
Begitu kurang lebih sapaan dan ucapan yang Pak Donny dengar setiap harinya di panti asuhan Chandra Naya. Donny Raditya Yogakusuma S.Si. yang kerap dikenal dengan Pak Donny ini lahir di Klaten 24 April 1974.
POJOKSATU.id - Sudah bergabung dan mengabdi di Panti Asuhan Chandra Naya sejak Setemper 2004. Panti Asuhan ini berdiri sejak 6 November 1946 dengan nama awal Roemah Piatu Sin Ming Hui.
Panti asuhan ini berdiri dengan tujuan awal membantu anak-anak yang terdampak dari peristiwa perang pada masa itu.
Saat ini terdapat 40 anak yang tinggal di Panti Asuhan Chandra Naya terdiri dari 13 anak yang masing duduk di bangku Sekolah Dasar, 9 anak di bangku Sekolah Menengah Pertama, 15 anak di bangku Sekolah Menengah Akhir dan 3 anak di Perguruan Tinggi.
Menjadi pengasuh dari 40 anak tentu bukan hal yang mudah. 40 anak dengan 40 karakter, 40 sifat dan 40 latar belakang yang berbeda pada setiap individunya menjadi tantangan tersendiri bagi Pak Donny.
Menurutnya mengasuh anak-anak adalah sebuah seni yang nilainya tidak terhingga.
Dalam perjalanannya selama 20 tahun tentu banyak sekali yang menjadi tantangan, suka dan duka yang dilewati selama proses pengasuhan. Salah satunya adalah kemajuan teknologi.
Kemajuan teknologi menjadi tantangan yang cukup hebat bagi Pak Donny, beliau harus tetap tegas namun tentu juga harus mengasuh anak anak dengan mengikuti kemajuan zaman yang ada saat ini.
Menghadapi anak-anak dengan latar belakang yang berbeda juga menjadi cerita yang indah dalam pejalanannya selama ini.
Menurut Pak Donny, karakter dan sifat setiap individu yang berbeda menjadikan sebuah seni dalam pengasuhan.
Pak Donny selalu menyesuaikan diri dalam pengasuhannya seperti, berbicara dengan anak SD tentu berbeda dengan berbicara dengan anak SMP. Berdiskusi dengan anak SMP tentu berbeda dengan bediskusi bersama Anak SMA.
Gaya bahasa yang digunakan saat berbicara dengan anak SMA tentu berbeda pula dengan gaya bahasa yang digunakan saat berbicara dengan anak yang sudah berada di perguruan tinggi.
Pak donny selalu menggunakan gaya bahasa yang sesuai dengan siapa beliau berbicara, hal ini tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan karena beliau harus dengan cepat dan tepat mengganti gaya bahasanya setiap berbicara dengan satu anak dan anak lainnya yang berbeda jenjang.
Menerima anak asuh yang hadir di Panti Asuhan Chandra Naya membuat Pak Donny memiliki hati yang sangat lapang.
Pak donny mengatakan bahwa anak-anak yang ada disini memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
Seperti, anak yatim, anak piatu, anak yatim piatu, dan anak brokenhome. Anak dengan latar belakang yang berbeda tentu juga membutuhkan treatment yang berbeda.
Tidak sedikit juga Pak Donny menghadai anak yang memang memiliki sifat agak keras sehingga membutuhkan treatment khusus.
Pak Donny selalu berusaha agar dapat menjadi figure terbaik untuk anak asuhnya. Beliau senantiasa menjadi orang tua dan teman bagi setiap anak-anak yang ada di Panti Asuhan Chandra Naya.
“Saya biasa bercanda sama anak-anak, Mbak. Kalau lagi serius yo saya serius dan tegas, tapi kalau lagi santai pasti anak-anak ngajak bercanda Semua ada waktunya, waktu serius dan waktu santai atau bercanda,” ucap Pak Donny saat menjelaskan kedekatannya bersama setiap anak yang ada di Panti Asuhan Chandra Naya.
Bagi Pak Donny mengasuh anak asuh adalah “Kedagingan” yaitu istilah yang berarti tulus murni dari hati dan diri sendiri.
20 tahun bersama Panti Asuhan Chandra Naya Pak Donny tentu sudah sangat berjasa dengan membangun Panti Asuhan Chandra Naya menjadi lebih berkembang setiap harinya.
Membangun Panti Asuhan Chandra Naya dan membersamai setiap Langkah anak-anak yang ada di Panti Asuhan Chandra Naya adalah anugrah dan berkat terindah bagi Pak Donny.
Harapan dan doa untuk Panti Asuhan Chandra Naya senantiasa Pak Donny alunkan.
Harapan agar Panti Asuhan Chandra Naya tetap eksis dalam penyelenggaraannya, karena pada kenyatannya anak-anak yang memiliki masalah sosial terus bertambah adanya, dan tentu anak-anak tersebut membutuhkan tempat dan rumah yang aman dan nyaman seperti Panti Asuhan Chandra Naya.
Pak Donny juga berharap agar Panti Asuhan Chandra Naya bisa terus hadir untuk setiap anak-anak dengan masalah sosial yang membutuhkan kehidupan mulai dari kebutuhan gizi hingga kebutuhan masa depan setiap anak-anak.***




