POJOKSATU.id, KARAWANG — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sindangkarya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, memasuki tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa. Hingga kini, tercatat tiga calon telah mendaftarkan diri, termasuk petahana Dini Novi Andriyani.
Dini Novi Andriyani secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Pilkades sebagai bakal calon kepala desa untuk periode 2026–2034.
Dengan pengalaman memimpin Desa Sindangkarya selama kurang lebih tujuh tahun, Dini kembali maju dengan membawa catatan pembangunan yang menurutnya telah direalisasikan selama masa kepemimpinannya.
Salah satu capaian yang disampaikan Dini berkaitan dengan pembangunan infrastruktur desa. Ia mengklaim, sejumlah program pembangunan telah berjalan dan sekitar 80 persen pembangunan saluran air telah terealisasi.
“Selama menjabat kepala desa kurang lebih tujuh tahun, target jalan poros desa sudah terealisasi. Saluran air 80 persen sudah terealisasi. Ke depan tinggal fokus penerangan jalan,” ujar Dini.
Meski mengungkapkan sejumlah capaian pembangunan, Dini mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan apabila kembali dipercaya memimpin Desa Sindangkarya.
Salah satu fokus yang disorot adalah peningkatan penerangan jalan desa. Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi bagian dari program yang akan diperhatikan ke depan.
Selain pembangunan infrastruktur, Dini juga menyampaikan bahwa selama kurang lebih tujuh tahun menjabat, dirinya mengaku tidak pernah tersandung persoalan hukum, baik pidana maupun perdata.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penjelasan mengenai rekam jejaknya selama memimpin pemerintahan Desa Sindangkarya.
Dalam proses pendaftaran, Dini turut menyinggung hasil pemeriksaan khusus atau riksus Desa Sindangkarya.
Ia menyatakan bahwa proses pemeriksaan khusus, termasuk persoalan pajak, telah diselesaikan dan tidak lagi menyisakan pekerjaan rumah.
“Hasil riksus pun sudah rampung, termasuk pajak tidak ada PR lagi. Hari ini mau menyerahkan berkas ke Inspektorat,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari catatan yang disampaikan Dini saat kembali mengikuti tahapan Pilkades Sindangkarya.
Dengan tiga bakal calon yang telah mendaftarkan diri, kontestasi Pilkades Sindangkarya periode 2026–2034 dipastikan menghadirkan persaingan antarkandidat.
Petahana Dini Novi Andriyani membawa pengalaman tujuh tahun kepemimpinan serta sejumlah program pembangunan yang disebut telah direalisasikan.
Sementara itu, tahapan selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam proses pemilihan kepala desa, termasuk verifikasi berkas dan ketentuan yang ditetapkan panitia Pilkades.
Pilkades Sindangkarya kini mulai memanas. Petahana sudah kembali maju, membawa catatan pembangunan dan janji melanjutkan program yang masih dibutuhkan masyarakat. **




