KARAWANG, Pojoksatu.ID – Polresta Karawang mengimbau para suporter Persib Bandung, khususnya Bobotoh dan Viking di wilayah Karawang, agar tidak berangkat ke Jakarta untuk menyaksikan laga tandang Persib menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Kepolisian meminta para suporter tetap menikmati pertandingan dari rumah atau mengikuti nonton bareng (nobar) yang telah disiapkan di sejumlah titik di Kabupaten Karawang.

Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto, mengatakan imbauan tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat serta pengurus suporter Persib di Karawang.

“Kami mengimbau kepada seluruh Viking agar tetap menonton dari rumah atau tidak perlu datang ke Jakarta. Hal ini juga selaras dengan imbauan Pak Gubernur Jawa Barat dan Ketua Viking Karawang, Saudara Rai,” ujar Mario.

Menurutnya, para suporter diharapkan cukup menyaksikan pertandingan dari Karawang agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Untuk mengantisipasi pergerakan suporter menuju Jakarta, Polresta Karawang juga menyiagakan personel gabungan yang diperkuat pasukan BKO Brimob Polda Jawa Barat.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah jalur dan lokasi yang dinilai berpotensi menjadi titik berkumpul maupun pergerakan massa.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian polisi di antaranya gerbang tol, jalur arteri, kawasan flyover hingga titik-titik yang dianggap rawan terjadi gesekan, termasuk kawasan Dewi Air.

Selain itu, polisi juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah kantong komunitas suporter di wilayah Karawang.

“Ini bukan untuk melakukan sweeping. Kami akan mengedepankan imbauan dan langkah persuasif apabila menemukan rombongan atau konvoi suporter yang hendak menuju Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, sedikitnya 12 titik nobar di wilayah Karawang telah teridentifikasi dan akan mendapatkan pengamanan.

Personel akan disiagakan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga massa membubarkan diri setelah laga selesai.

Polres Karawang berharap para suporter dapat menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaan. Dukungan tetap bisa diberikan secara maksimal tanpa harus melakukan perjalanan ke Jakarta.

“Dukung Persib boleh, euforia tetap jalan, tapi keamanan dan keselamatan bersama harus menjadi yang utama,” pungkasnya. **