KARAWANG, Pojoksatu.ID - Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang mulai menunjukkan geliatnya. Salah satunya terlihat di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Sabtu (5/9/2026).
Sosok Nurnida Alya, yang akrab disapa Teh Alya, menjadi perhatian setelah ratusan warga secara sukarela mengantarkannya saat resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Bengle periode 2026–2034.
Antusiasme warga terlihat sejak rombongan bergerak menuju lokasi pendaftaran. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga kelompok perempuan turut hadir dalam iring-iringan tersebut.
Suasana penuh kekeluargaan dan semangat mewarnai proses pendaftaran. Dukungan yang datang disebut bukan karena pengerahan massa, melainkan bentuk panggilan hati dan keinginan warga untuk memberikan dukungan kepada Teh Alya.
Usai menyelesaikan proses pendaftaran, Teh Alya menyempatkan diri menyapa langsung para pendukungnya. Ia mengaku terharu sekaligus menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan soliditas masyarakat Desa Bengle.
“Ini merupakan bagian dari proses kedewasaan demokrasi. Kita berharap pendaftaran bakal calon kita hari ini tidak ada kendala dan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujar Alya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar dan masyarakat yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk mendampinginya dalam proses pendaftaran.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar saya yang telah bersatu padu, meluangkan waktu dan tenaganya dalam mengantarkan saya untuk mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Bengle periode 2026–2034,” tuturnya.
Di hadapan para simpatisan, Teh Alya juga menitipkan pesan agar dukungan politik tidak sampai membuat masyarakat Desa Bengle terpecah.
Menurutnya, kontestasi Pilkades harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan membangun desa secara bersama-sama.
“Saya berpesan kepada seluruh tim dan keluarga besar di Desa Bengle untuk senantiasa mengedepankan terciptanya suasana Bengle yang aman, nyaman, dan damai,” tegasnya.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung secara sehat, tertib, demokratis dan tetap menjunjung tinggi persatuan masyarakat.
Bagi Teh Alya, pesta demokrasi bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana seluruh masyarakat tetap rukun setelah kontestasi berakhir.




