POJOKSATU.id, KARAWANG - Memasuki 100 hari masa tugasnya sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang, Letkol Inf Nanda Siswanto memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Kabupaten Karawang.

Hal itu disampaikan Nanda saat menjadi narasumber dalam podcast Radio Sturada. Menurutnya, selain menjalankan tugas pertahanan dan keamanan wilayah, TNI Angkatan Darat juga memiliki peran membantu pemerintah daerah melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Sebagai satuan kewilayahan, kami mendukung kebijakan pemerintah yang diteruskan melalui TNI Angkatan Darat, termasuk program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat," kata Nanda.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Kodim 0604/Karawang tercatat telah membangun empat jembatan di sejumlah wilayah.

Dari jumlah tersebut, dua jembatan telah selesai dibangun dan sudah digunakan masyarakat. Salah satunya merupakan jembatan dengan bentang sekitar 90 meter dan lebar 1,5 meter yang menghubungkan Desa Kamurang dengan Desa Kalijati.

Keberadaan jembatan itu mempermudah mobilitas warga, terutama para pelajar yang sebelumnya harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju sekolah.

Nanda menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi Babinsa dengan pemerintah desa setempat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Harapannya keberadaan jembatan ini bisa mempermudah aktivitas warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, dua Jembatan Perintis Garuda lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan ditargetkan selesai dan diresmikan pada awal September 2026.

Selain membangun jembatan, Kodim 0604/Karawang juga menjalankan program penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Menurut Nanda, hingga saat ini telah dibangun delapan titik sumur bor yang tersebar di delapan kecamatan. Fasilitas tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi yang membutuhkan akses air bersih, termasuk sekolah dan panti asuhan.

"Pembangunan sumur ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama saat musim kemarau," katanya.

Ia menambahkan, pemanfaatan sumur bor tidak hanya diperuntukkan bagi lokasi pembangunan, tetapi juga diupayakan menjangkau masyarakat sekitar melalui sistem jaringan pipanisasi.

Nanda menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pemerintah daerah sekaligus upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran TNI bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berupaya agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan," pungkasnya. ***