POJOKSATU.id, KARAWANG - Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pesan itu disampaikan Nanda usai menghadiri Coffee Morning bersama insan pers se-Kabupaten Karawang di Aula Makodim 0604/Karawang, Selasa (11/8/2026).

Menurut Nanda, Kodim Karawang bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat muncul saat perayaan kemerdekaan.

"Untuk Karawang sendiri, kita melaksanakan koordinasi lintas sektoral, berdiskusi terkait ancaman-ancaman potensial dan kerawanan yang mungkin terjadi dalam memperingati hari kemerdekaan. Kita akan melaksanakan deteksi dan cegah dini," kata Nanda.

Ia menegaskan, menjaga situasi tetap kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Karena itu, Nanda meminta warga lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama melalui media sosial.

"Jangan percaya terhadap pemberitaan yang hubungannya dengan hoaks," tegasnya.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Nanda mengaku telah memberikan arahan kepada seluruh Danramil dan Babinsa agar lebih peka terhadap perkembangan situasi di wilayah masing-masing.

Apabila ditemukan informasi atau isu yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan, langkah pencegahan harus segera dilakukan.

"Apabila sudah ada potensi yang mengarah ke perpecahan dan kerawanan, kita harus bisa meredam masyarakat. Kalau ada berita yang tidak benar, lakukan sosialisasi," ujarnya.

Menurut Nanda, sosialisasi dapat dilakukan secara langsung kepada masyarakat, baik melalui kunjungan door to door maupun forum minggon yang rutin digelar di tingkat desa.

"Bisa dilakukan door to door atau melalui minggon untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat," katanya.

Nanda berharap momentum peringatan HUT ke-81 RI dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif tanpa diwarnai penyebaran informasi palsu maupun provokasi yang berpotensi memecah persatuan.

Ia juga menilai sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, insan pers dan masyarakat menjadi kunci dalam menangkal hoaks serta menjaga stabilitas wilayah selama perayaan kemerdekaan berlangsung. ***