POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Senin (10/8/2026).
Ratusan anak-anak dari jenjang PAUD hingga sekolah dasar turut ambil bagian dalam penyambutan kedatangan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto yang hadir untuk meresmikan jembatan tersebut. Hadir juga Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si.
Di sepanjang jalur menuju lokasi peresmian, puluhan anak PAUD Hikmatul Ulum Jatisari tampak berbaris rapi sambil mengibarkan bendera Merah Putih. Mengenakan pakaian serba putih, mereka terlihat antusias menyambut rombongan yang melintas.
Ketua Yayasan Hikmatul Ulum Jatisari, Komarudin Gufron, mengatakan keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus kebanggaan terhadap pembangunan yang hadir di wilayah mereka.
"Kami merasa bangga bisa ikut menyambut kedatangan Bapak Bupati yang akan meresmikan Jembatan Perintis Garuda. Karena itu, kami mengikutsertakan anak-anak dalam kegiatan ini," kata Komarudin.
Menurutnya, PAUD Hikmatul Ulum merupakan Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang memberikan layanan pendidikan bagi anak usia dini di wilayah Kalijati dan sekitarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Kalijati yang selama ini membantu keberlangsungan kegiatan pendidikan, termasuk dalam penyediaan lahan dan bangunan sekolah.
Tak hanya anak-anak PAUD, semangat penyambutan juga terlihat dari para siswa SDN 1 Kalijati. Ratusan pelajar turut menyambut kedatangan Bupati Karawang dalam agenda peresmian infrastruktur yang dinilai penting bagi masyarakat tersebut.
Kepala SDN 1 Kalijati, Dadang Supriyatna, menyampaikan harapannya agar keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat memberikan manfaat luas bagi warga.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati. Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Dadang menjelaskan, saat ini SDN 1 Kalijati memiliki sekitar 192 siswa yang setiap hari menjalani aktivitas belajar di lingkungan sekolah tersebut.
Menurutnya, keberadaan jembatan baru akan sangat membantu akses masyarakat, termasuk para pelajar yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju berbagai lokasi di sekitar desa.
"Kalau aksesnya jauh, tentu ini sangat membantu. Kami berharap jembatan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak, sehingga mereka bisa lebih mudah melintas dan beraktivitas menuju lingkungan sekitar," katanya. ***




