POJOKSATU.id, KARAWANG - Suasana berbeda terlihat dalam pelaksanaan Program ASIH SALIRA di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jumat (31/7/2026).

Di tengah kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Kepala Desa Kalijati Deni Supriyatna, SE, memilih tidak hanya memberikan arahan dari kejauhan. Ia justru turun langsung ke lapangan dan ikut mendorong gerobak pengangkut sampah bersama warga.

Tindakan tersebut menjadi gambaran nyata gaya kepemimpinan yang mengutamakan keteladanan. Dengan mengenakan pakaian sederhana, Deni membaur bersama masyarakat, anggota Babinsa, Koramil 0407/Jatisari, kelompok tani, serta perangkat desa untuk membersihkan saluran irigasi dan badan jalan di kawasan persawahan.

Kehadiran Deni di tengah aktivitas gotong royong menarik perhatian warga. Bagi banyak masyarakat, langkah tersebut menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya hadir saat memberikan instruksi, tetapi juga saat pekerjaan berat harus dilakukan bersama.

Deni yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PAPDESI Kabupaten Karawang menegaskan bahwa seorang kepala desa memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial akan tumbuh lebih kuat apabila diawali dengan keteladanan dari para pemimpin di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Muslim Arbi Soroti Dugaan Kesamaan Jaringan Surveyor, Minta Lembaga Survei Lebih Transparan

“Pemimpin harus menjadi yang terdepan dalam memberi contoh. Gotong royong akan tumbuh kuat jika diawali dengan keteladanan. ASIH SALIRA bukan sekadar program, tetapi gerakan untuk membangun kepedulian dan kebersamaan masyarakat,” ujar Deni.

Ia menjelaskan, kebersihan saluran irigasi memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi air ke area pertanian. Kondisi irigasi yang terawat akan membantu petani memperoleh pasokan air yang memadai untuk mendukung produktivitas lahan.

Selain itu, budaya gotong royong dinilai sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan desa. Melalui kerja bersama, masyarakat dapat menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Semangat yang diperlihatkan Deni mendapat apresiasi dari masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Banyak warga menilai kehadiran kepala desa di lapangan memberikan motivasi tersendiri dan menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga dari kesediaan untuk bekerja bersama masyarakat.

Baca Juga: Siswa Kelas 12 Wajib Bersiap, Sosialisasi dan Tips Belajar TKA Hadir untuk Hadapi Tes Akademik 2026

Program ASIH SALIRA sendiri terus didorong Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai upaya memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat. Program ini mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, aparat, hingga warga, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan produktif.

Melalui kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dapat terus meningkat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan desa. ***