POJOKSATU.id, KARAWANG – Acara haul dan santunan anak yatim di Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur kembali digelar dengan khidmat pada Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Muharram tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan warga sekaligus mengenang jasa para tokoh agama yang telah berjasa membangun kehidupan masyarakat.

Ketua LPM Kelurahan Plawad, Hendra Wijaya, yang hadir mewakili pemerintah kelurahan menyampaikan apresiasi kepada panitia, donatur, dan masyarakat yang terus menjaga tradisi keagamaan tersebut dari tahun ke tahun.

Dalam sambutannya, Hendra mengingatkan pentingnya menghormati para guru dan ulama yang telah memberikan ilmu serta bimbingan hidup kepada masyarakat.

"Kita ini bukan siapa-siapa kalau memang tidak ada bimbingan dari guru-guru kita. Mereka yang memberikan arah dan jalan hidup serta menjadi pondasi bagi perjalanan kita ke depan," ujar Hendra.

Baca Juga: Gandeng PT Atsumitec Indonesia, Ponpes Baabul Khoir Santuni 116 Anak Yatim di Momen 10 Muharram

Menurutnya, keteladanan para tokoh agama harus terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai perjuangan dan pengabdian mereka tidak hilang ditelan zaman.

Karena itu, Hendra mendorong adanya dokumentasi sejarah mengenai sosok Wa Haji Endin yang selama ini dikenal sebagai tokoh panutan masyarakat.

Ia berharap tahun depan sudah tersedia buku biografi maupun dokumentasi audiovisual yang dapat ditampilkan setiap peringatan Muharram.

"Saya berharap tahun depan sudah ada buku tentang Wa Haji. Kita juga bisa membuat video perjalanan hidup beliau, kumpulan foto dan cerita perjuangannya, sehingga setiap Muharram bisa kita tayangkan dan ditonton bersama," katanya.

Selain menjadi ajang mengenang jasa para pendahulu, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim.

Tahun ini jumlah penerima santunan meningkat hingga lebih dari 100 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kelurahan Plawad.

Pemerintah kelurahan turut mengapresiasi para donatur dan pihak perusahaan yang selama ini mendukung kegiatan sosial tersebut, termasuk PT Atsumitec Indonesia yang konsisten berpartisipasi membantu masyarakat.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap di Rumah Kerabat di Griya Pesona, Dadang Bakal Diperiksa

Dalam kesempatan itu, Hendra juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang akan menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pada tahun 2026, fokus pembangunan diarahkan pada sektor pendidikan melalui pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di beberapa sekolah dasar, termasuk SDN Plawad 4 dan SDN Plawad 5.

Khusus untuk SDN Plawad 4, pemerintah juga menyiapkan tambahan fasilitas berupa komputer dan mebel sekolah guna meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Setelah program pendidikan rampung, pemerintah berencana melanjutkan pembangunan fasilitas keagamaan, terutama penataan dan pengembangan masjid kelurahan pada tahun berikutnya.

Di hadapan para pemuda yang hadir, Hendra berpesan agar terus semangat menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia juga memastikan berbagai kebutuhan infrastruktur lingkungan seperti lampu penerangan jalan dan perbaikan drainase akan terus menjadi perhatian pemerintah bersama RT dan RW setempat.

"Masalah lampu penerangan jalan maupun drainase biarkan kami bersama RT dan RW yang mengurusnya. Yang terpenting masyarakat tetap menjaga lingkungan dan terus meramaikan kegiatan keagamaan seperti ini," pungkasnya.

Acara haul dan santunan anak yatim tersebut berlangsung penuh kehangatan dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kelurahan Plawad serta kesejahteraan seluruh masyarakat Karawang. ***