POJOKSATU.id, KARAWANG – Di balik ketegasan seragam loreng yang melekat di tubuhnya, Kapten Inf Dani Rustandi ternyata memiliki kemampuan khusus yang membuat namanya dikenal luas di lingkungan Kodim 0604/Karawang.
Perwira TNI AD yang menjabat sebagai Danramil 0403/Rawamerta itu bukan hanya piawai memimpin anggota di lapangan, tetapi juga dikenal sebagai Juru Sembelih Halal (Juleha) andalan saat momentum Hari Raya Iduladha.
Tak heran jika rekan-rekannya memberikan julukan unik kepadanya, yakni “Sang Jagal Kodim”.
Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Setiap perayaan Iduladha, Kapten Dani selalu menjadi sosok utama yang mengatur sekaligus memimpin langsung proses penyembelihan hewan kurban di lingkungan Kodim Karawang.
Pada Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, Kapten Dani memimpin proses pemotongan sebanyak tujuh ekor sapi dan 36 ekor kambing.
Baca Juga: Kodim 0604 dan Lapas Karawang Gotong Royong Renovasi Panti Asuhan, Wujud Kepedulian untuk Anak Yatim
Dengan gaya kepemimpinan khas militer yang disiplin dan detail, ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat, aman, cepat, dan higienis.
Di hadapan para anggota dan panitia kurban, Kapten Dani memberikan instruksi secara tegas sejak awal kegiatan dimulai.
Ia meminta seluruh alat penyembelihan dipastikan dalam kondisi siap pakai, terutama golok yang digunakan untuk menyembelih sapi.
“Kita mulai dulu dari sapi. Yakinkan golok yang digunakan benar-benar tajam sehingga prosesnya bisa maksimal,” ujar Kapten Dani saat memberikan arahan kepada anggota di lokasi penyembelihan, Selasa (27/5/2026).
Baginya, kualitas proses penyembelihan sangat menentukan kualitas daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat dan anggota.
Baca Juga: Kodim 0604 Karawang Renovasi Panti Asuhan di Curug Klari, Anak-anak Yatim Kini Punya Harapan Baru
Karena itu, aspek kebersihan dan higienitas menjadi perhatian serius.
Kapten Dani bahkan melarang penggunaan pisau kecil seperti cutter karena dinilai tidak efektif dan berpotensi mengganggu proses pengolahan daging.
Ia juga meminta panitia bergerak cepat setelah hewan selesai disembelih agar proses pengulitan segera dilakukan.
“Jadi usai dipotong langsung dikuliti agar tidak rapat dengan daging. Jangan sampai sudah dipotong tidak diurus, nanti jadi bau dan bila dikonsumsi rawan jadi penyakit,” tegasnya.
Ketelitian Kapten Dani dalam mengelola penyembelihan hewan kurban membuat para anggota menaruh hormat.
Ia tak hanya memperhatikan hasil akhir, tetapi juga keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Menurutnya, penggunaan senjata tajam dalam jumlah besar membutuhkan kewaspadaan ekstra agar tidak terjadi kecelakaan kerja.
Karena itu, ia berkali-kali mengingatkan panitia untuk tetap fokus dan berhati-hati selama proses penyembelihan berlangsung.
“Faktor keamanan masing-masing harus dijaga. Jangan sampai ke-idek atau kesayat tangannya,” pesannya kepada anggota.
Baca Juga: Satgas TMMD Kodim 0623 Cilegon dan Warga Mekarsari Pererat Kebersamaan Lewat Olahraga Voli
Jumlah hewan kurban yang cukup banyak membuat proses penyembelihan membutuhkan waktu panjang.
Meski demikian, Kapten Dani meminta seluruh panitia tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh mulai lelah.
Ia menegaskan bahwa proses penyembelihan masih dapat dilanjutkan pada hari tasyrik apabila belum selesai seluruhnya.
“Kalau sekarang gak keburu, besok bisa dilanjutkan karena masuk juga hari tasyrik. Saya bertanggung jawab, semoga lancar dan berkah,” katanya.
Baca Juga: Diduga Terlambat Ditangani di IGD, Pasien di RS Sari Asih Bintaro Meninggal Dunia
Sikap tenang namun tegas yang ditunjukkan Kapten Dani selama proses kurban menjadi perhatian tersendiri di lingkungan Kodim Karawang.
Di balik tugas militernya sebagai aparat teritorial, ia menunjukkan bahwa nilai pengabdian juga dapat diwujudkan melalui pelayanan sosial dan keagamaan.
Kemampuannya sebagai Juleha pun menjadi contoh bahwa prajurit TNI tidak hanya dituntut siap menjaga negara, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat dengan berbagai keahlian yang bermanfaat.
Pelaksanaan kurban di Kodim 0604/Karawang sendiri berlangsung tertib dan penuh kebersamaan.
Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada anggota serta masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Melalui pengelolaan yang rapi dan disiplin tersebut, Kapten Dani berharap ibadah kurban tahun ini membawa keberkahan serta manfaat nyata bagi seluruh pihak. ***




