POJOKSATU.id, KARAWANG - Ribuan massa dari organisasi masyarakat Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Karawang, Jawa Barat, pada hari ini, Rabu 22 April 2026. Aksi tersebut dipadati peserta yang datang dari berbagai wilayah di Karawang dengan tujuan menyuarakan sejumlah tuntutan kepada para wakil rakyat.
Sejak pagi hari, massa mulai memadati area sekitar kantor DPRD. Mereka membawa atribut organisasi, spanduk, serta poster berisi tuntutan yang ditujukan kepada anggota dewan. Situasi di lokasi aksi terlihat dijaga ketat oleh aparat keamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam aksi tersebut, para demonstran menyampaikan orasi secara bergantian. Melalui pengeras suara, mereka menyoroti sejumlah isu yang dinilai krusial, terutama terkait transparansi pokok pikiran (pokir) DPRD Karawang. Massa menilai keterbukaan informasi mengenai pokir masih belum optimal dan perlu dijelaskan secara rinci kepada publik.
Baca Juga: DPRD Karawang Masih Sepi, Pedagang Sudah Siaga di Pintu Gerbang
Koordinator aksi menyatakan bahwa kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa GMPI ingin memastikan penggunaan anggaran yang bersumber dari pokir benar-benar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk mencegah potensi penyalahgunaan kewenangan.
Selain itu, massa juga mendesak DPRD Karawang untuk lebih terbuka dalam menyampaikan program-program yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat. Mereka berharap adanya mekanisme yang jelas agar masyarakat dapat mengetahui alokasi serta realisasi anggaran dari pokir tersebut.
Baca Juga: Diduga Keracunan MBG, 46 Warga Karawang Alami Mual dan Diare
Aksi yang berlangsung di halaman DPRD itu berjalan dengan tertib meskipun sempat diwarnai dengan sorak-sorai dari peserta aksi. Aparat keamanan terus melakukan pengawalan guna menjaga kondusivitas selama demonstrasi berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, massa GMPI masih bertahan di lokasi dan terus menyuarakan tuntutan mereka. Perwakilan DPRD Karawang diharapkan dapat segera menemui massa untuk memberikan penjelasan terkait isu yang diangkat dalam aksi tersebut. ***




