POJOKSATU.id, KARAWANG - Suasana berbeda tampak di Desa Kutawargi, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, pada Jumat pagi (10/04/2026). Puluhan warga bersama aparat TNI dari Koramil 0403/Rawamerta Kodim 0604/Karawang terlihat kompak melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di sepanjang jalan utama desa.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan akses jalan bagi warga. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka menyisir bahu jalan dan membersihkan rumput liar yang sebelumnya tumbuh lebat hingga menutupi sebagian akses jalan.
Tak tanggung-tanggung, panjang jalan yang dibersihkan mencapai sekitar 980 meter. Rumput liar yang menjulang cukup tinggi sempat mengganggu jarak pandang pengendara, bahkan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
Baca Juga: Gelap dan Berlubang, KNPI Minta Dedi Mulyadi Tinjau Jembatan Karawang-Bekasi
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Kutawargi, Sertu Dedy S., turun langsung ke lapangan bersama warga. Ia tampak aktif membabat rumput dan berbaur tanpa sekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran TNI dalam kegiatan seperti ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan warga desa binaannya.
“Kami hadir untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jalan ini merupakan akses utama warga, sehingga kebersihannya sangat penting. Selain membuat lingkungan terlihat rapi, kondisi jalan yang bersih juga membantu meningkatkan keselamatan pengendara,” ujar Sertu Dedy di sela kegiatan.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini memiliki nilai sosial yang sangat penting. Tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Baca Juga: Sah! Budi Rismayadi Dilantik Jadi Rektor UBP Karawang 2026–2030
“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan warga. Komunikasi menjadi lebih lancar dan kebersamaan semakin terjalin. Kami ingin TNI selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu mengatasi berbagai persoalan di lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan Jumsih tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Kutawargi. Mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari. Mulai dari perangkat desa, RT, RW, hingga anggota Linmas turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih ini.
Salah satu tokoh masyarakat Dusun Sukamanah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan peran aktif Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama seperti ini sangat membantu meringankan beban warga.
Baca Juga: Hangat di Momen Lebaran, HPCI Karawang Perkuat Solidaritas Lewat Halal Bihalal di Alam Terbuka
“Alhamdulillah, kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini, pekerjaan yang berat jadi terasa ringan. Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang selalu aktif turun langsung ke lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa kondisi jalan memang cukup memprihatinkan. Rumput liar yang tumbuh di sepanjang bahu jalan membuat area terlihat kumuh dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan.
“Sekarang jalan sudah bersih kembali. Selain enak dipandang, juga lebih aman untuk dilalui. Ini tentu sangat bermanfaat bagi warga yang setiap hari melintas di sini,” lanjutnya.
Kegiatan gotong royong seperti ini sejatinya merupakan tradisi yang sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, seiring perkembangan zaman, semangat tersebut mulai berkurang di beberapa wilayah.
Oleh karena itu, kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghidupkan kembali budaya gotong royong tersebut. Tidak hanya memberikan contoh, tetapi juga menjadi penggerak agar masyarakat kembali aktif dalam menjaga lingkungan.
Selain itu, kegiatan Jumsih juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan lingkungan. Lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi warga.
Akses jalan yang bersih juga berdampak pada kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan utama desa yang rapi dan bebas dari hambatan tentu akan mempermudah mobilitas warga, baik untuk bekerja, berdagang, maupun keperluan lainnya.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Warga terlihat saling membantu tanpa memandang perbedaan, mencerminkan semangat persatuan yang masih terjaga dengan baik.
Tidak hanya membersihkan rumput liar, beberapa warga juga terlihat mengumpulkan sampah dan merapikan saluran air di sekitar jalan. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Kegiatan Jumat Bersih ini pun berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Hasilnya, sepanjang hampir satu kilometer jalan utama Desa Kutawargi kini tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman dilalui.
Ke depan, warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan adanya dukungan dari TNI dan pemerintah desa, mereka optimistis lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus terjaga.
Momentum kebersamaan seperti ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, sehingga berbagai permasalahan di desa dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Kutawargi menjadi contoh positif bagi daerah lain. Bahwa dengan kerja sama dan kepedulian bersama, lingkungan yang bersih dan nyaman bukanlah hal yang sulit untuk diwujudkan. ***




