POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana khidmat Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang di Kecamatan Telagasari, tidak hanya diisi dengan lantunan doa dan tausiah. Di sela kegiatan tersebut, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan pesan tegas terkait kedisiplinan pejabat di lingkungan Pemkab Karawang.

Kegiatan Tarling yang telah memasuki titik ketujuh itu menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, para ulama, serta unsur muspika setempat. Dalam sambutannya, Aep menekankan bahwa Tarling bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang memperkuat soliditas antara umaro dan ulama, sekaligus mempererat hubungan emosional dengan warga di tingkat kecamatan.

“Tarling ini menjadi ajang silaturahmi bersama masyarakat, ulama, dan umaro. Dari sini kita bisa melihat bagaimana kebersamaan dan kekompakan itu terjalin,” ujarnya.

Baca Juga: Tarling Bupati Karawang di Cikampek Bakal Tampil Beda, Ada Cek Kesehatan Gratis dan Wayang Golek

Namun di balik pesan kebersamaan tersebut, Aep juga menyisipkan evaluasi internal terhadap aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat struktural. Ia secara terbuka menyoroti kehadiran kepala bidang (Kabid) dan sekretaris dinas (Sekdis) yang dinilai belum menunjukkan kedisiplinan optimal.

Menurutnya, kehadiran pejabat dalam kegiatan resmi daerah mencerminkan komitmen dan rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban. Oleh karena itu, ia mengaku secara langsung melakukan pengecekan satu per satu pejabat yang hadir dalam agenda Tarling tersebut.

“Tadi mulai dari Kabid sampai Sekdis saya absen satu per satu. Jangan hanya kepala dinas saja yang tercatat hadir. Semua yang diberi tanggung jawab harus ikut serta,” katanya.

Aep bahkan meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mulai melakukan pendataan kehadiran Kabid dan Sekdis dalam setiap agenda Tarawih Keliling ke depan. Langkah itu, menurut dia, bukan semata-mata untuk memberi tekanan, melainkan sebagai upaya menjaga soliditas dan etos kerja di lingkungan birokrasi.

Baca Juga: BNPB Siapkan Relokasi dan Bendungan Atasi Banjir Karangligar Karawang

Ia juga menegaskan pentingnya etika dan ketepatan waktu dalam setiap kegiatan resmi. Aep menyayangkan apabila pimpinan daerah sudah hadir di lokasi, sementara masih ada pejabat yang datang terlambat.

“Kalau kepala dinas sudah ada, wakil bupati sudah hadir, bupati juga di lokasi, masa Kabid masih di jalan? Ini soal komitmen dan tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Aep mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Ia tidak ingin ada kesan santai atau abai dalam menjalankan tugas, terlebih di bulan Ramadan yang sarat dengan nilai kedisiplinan dan pengendalian diri.

Tarawih Keliling sendiri menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Karawang setiap Ramadan. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi warga secara langsung. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum tersebut untuk memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kabar Baik! Dana Kadeudeuh Purna ASN Karawang Mulai Dicairkan Sebelum Lebaran

Di Kecamatan Telagasari, antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Masjid yang menjadi lokasi Tarling dipadati jamaah dari berbagai desa sekitar. Kehadiran pimpinan daerah pun disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan para ulama setempat.

Melalui Tarling, Aep berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Di sisi lain, ia ingin momentum tersebut menjadi cermin untuk menilai kekompakan internal birokrasi.

“Dengan silaturahmi yang kuat, soliditas akan terbangun. Kalau internal kita kompak, pelayanan kepada masyarakat pun akan lebih maksimal,” ucapnya.

Agenda Tarling Pemkab Karawang masih akan berlanjut ke sejumlah kecamatan lainnya hingga akhir Ramadan. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga ruang evaluasi dan penguatan integritas aparatur dalam melayani masyarakat. ***