POJOKSATU.id, KARAWANG – Di saat sebagian warga Karawang terlelap, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh justru bergerak ke lapangan pada tengah malam. Ia memantau langsung kondisi wilayah rawan banjir setelah Sungai Citarum dan Sungai Cibeet naik drastis hingga berstatus Awas.
Pada Sabtu 24 Januari 2026 sekitar pukul 01.20 WIB, Aep menyusuri titik-titik kritis bantaran sungai. Bukan sekadar meninjau, orang nomor satu di Karawang itu ikut mengawal proses evakuasi agar warga tidak terjebak luapan air yang terus meningkat.
Dengan didampingi Dandim 0604 Karawang dan para kepala OPD, Bupati menyasar wilayah yang terdampak langsung, di antaranya Desa Sukamakmur dan Purwadana. Warga yang rumahnya mulai terendam dipindahkan ke lokasi pengungsian sementara di kawasan depan Food Fest Resinda.
Baca Juga: Bupati Karawang Resmikan Jembatan Parakan, Akses Warga Kotabaru Makin Lancar
Aep menegaskan, langkah malam hari itu dilakukan demi mencegah risiko korban saat kondisi cuaca dan debit air belum stabil.
“Wargi Karawang, tengah malam ini Sungai Citarum dan Cibeet berstatus awas. Malam ini saya bersama Dandim 0604 dan para kepala OPD melakukan upaya mengevakuasi warga Desa Sukamakmur dan Purwadana yang terkena imbas langsung luapan air sungai ke tempat yang lebih aman di depan Food Fest Resinda,” tulis Aep melalui akun resminya.
Tak hanya evakuasi, pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Logistik terus dikirimkan sembari petugas menyisir rumah ke rumah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
“Logistik kebutuhan terus kami kirimkan sembari upaya evakuasi kami lakukan hingga warga aman seluruhnya,” lanjutnya.
Bupati Aep juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Citarum dan Cibeet agar tidak menunda mengungsi bila kondisi air kembali meningkat.
“Kepada wargi Karawang yang tinggal di dekat bantaran sungai Citarum dan Cibeet, mohon untuk ikut arahan petugas untuk mengungsi terlebih dahulu hingga situasinya membaik,” pesannya.
Aksi kemanusiaan dini hari itu melibatkan BPBD Karawang, Kodim 0604, Polres Karawang, Yonif 305 Tengkorak, tenaga kesehatan, serta relawan. Mereka siaga penuh, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga distribusi logistik bagi para pengungsi.
Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Karawang bersama petugas gabungan masih terus memantau perkembangan debit Sungai Citarum dan Sungai Cibeet guna mengantisipasi potensi luapan susulan. ***




