POJOKSATU.id, KARAWANG – Jebolnya tanggul irigasi Kalimalang di kawasan Badami, Kabupaten Karawang, Jumat (16/1/2026), memicu banjir yang merendam permukiman warga. Peristiwa ini terjadi setelah debit air meningkat tajam sejak dini hari hingga membuat tanggul tak mampu menahan tekanan arus.
Luapan air dengan cepat memasuki kawasan Desa Margakarya, Kecamatan Telukjambe Barat. Sedikitnya lima RT terdampak genangan, dengan ketinggian air bervariasi dan mengganggu aktivitas warga. Sejumlah rumah, jalan lingkungan, hingga perabotan warga terendam akibat jebolnya tanggul tersebut.
Penanganan yang seharusnya menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dinilai belum bergerak cepat. Kondisi itu membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah darurat agar dampak banjir tidak semakin meluas.
Baca Juga: Tanggul Kalimalang Karawang Jebol, Permukiman Warga Margakaya Terendam
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa menunggu terlalu lama sementara air terus menggenangi rumah warga. Meski kewenangan berada di BBWS, Pemprov Jabar bersama Pemkab Karawang memutuskan turun langsung melakukan penanganan teknis di lokasi.
“Secara aturan memang di BBWS, dan Bupati Karawang sudah berkoordinasi. Tapi karena situasinya darurat dan warga terdampak, kita tidak bisa menunggu. Harus segera ditangani agar air tidak terus masuk ke permukiman,” ujar Dedi Mulyadi melalui pernyataannya di media sosial.
Pemprov Jabar langsung mengerahkan langkah darurat berupa penanganan sementara di titik tanggul jebol, penguatan aliran air, serta pengamanan area sekitar agar tidak terjadi kerusakan yang lebih besar. Fokus utama saat ini adalah menghentikan luapan dan memulihkan fungsi saluran irigasi Kalimalang.
Baca Juga: Polisi Karawang “Cegat” Kang Murad di Sambel Bledagz, Begini Ceritanya
Respons cepat tersebut mendapat perhatian publik. Warganet ramai memberikan dukungan kepada Gubernur Jabar karena dinilai sigap dalam menghadapi kondisi darurat. Banyak yang membandingkan kecepatan pemerintah daerah dengan lambannya respons teknis dari instansi pusat.
Sejumlah komentar bermunculan di media sosial, di antaranya, “Indonesia punya pemimpin yang gerak cepat di setiap masalah,” hingga “Di mana ada Pak Dedi, masalah pasti dicari solusinya.” Dukungan juga datang dari warga Karawang yang berharap perbaikan dilakukan secara permanen.
Sementara itu, warga di Desa Margakarya masih berupaya menyelamatkan barang-barang ke tempat lebih tinggi. Beberapa keluarga memilih mengungsi sementara sambil menunggu air surut dan tanggul Kalimalang kembali berfungsi normal.
Hingga Jumat siang, penanganan terus dilakukan di lokasi jebolnya tanggul. Pemerintah daerah memastikan proses perbaikan darurat berjalan cepat guna mencegah banjir susulan serta meminimalkan kerugian masyarakat di Telukjambe Barat, Karawang. ***




