POJOKSATU.id, KARAWANG – GOR Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang kembali menjadi pusat perhatian pada 22–23 November 2025. Selama dua hari tersebut, sebanyak 1.200 pelajar dari berbagai kecamatan di Karawang mengikuti Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Ajang tahunan yang diselenggarakan Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karawang bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Karawang ini menghadirkan suasana kompetitif dengan semangat kebangsaan yang kental. Para peserta menunjukkan kemampuan baris-berbaris terbaik mereka sebagai wujud kedisiplinan dan kecintaan terhadap tanah air.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karawang, H. Heri Suryana, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari regulasi pendidikan dan kepemudaan yang mendorong penguatan karakter generasi muda. “LKBB bukan hanya kompetisi, tapi sarana membentuk pelajar yang disiplin, berjiwa nasionalis, dan memahami nilai perjuangan para pahlawan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Ikuti LKBB 2025 di Karawang

Untuk menjaga kualitas perlombaan, panitia menghadirkan jajaran juri profesional. Dewan juri berasal dari TNI AD dan PPI Jawa Barat, sehingga proses penilaian berlangsung objektif dan mengikuti standar penilaian baris-berbaris tingkat nasional.

Persaingan ketat berlangsung sejak hari pertama. Peserta tingkat SD/MI dan SMP/MTs tampil pada Sabtu, 22 November. Sementara itu, kategori SMA/SMK sederajat menjadi penutup kompetisi pada Minggu, 23 November. Setiap regu berusaha menampilkan gerakan PBB yang rapi, harmonis, dan kreatif untuk memikat juri.

Antusiasme terlihat dari energi peserta yang tak surut meski kegiatan berlangsung seharian penuh. Mereka menampilkan formasi barisan yang penuh presisi, menjadi bukti pembinaan kedisiplinan yang rutin dilakukan di sekolah masing-masing.

Heri Suryana berharap LKBB 2025 dapat melahirkan lebih banyak pelajar Karawang yang memiliki karakter kuat, nasionalis, dan siap menjadi generasi penerus yang unggul. “Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi para pelajar,” ujarnya. ***