POJOKSATU.id, KARAWANG – Pelantikan pengurus baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang periode 2025–2029 yang dipimpin oleh BPK H. M. Zeni Zaelani berlangsung meriah, namun tak lepas dari kejadian yang mencuri perhatian jamaah.

Di tengah suasana sakral dan penuh ucapan selamat, sebuah karangan bunga misterius muncul dan menimbulkan tanda tanya besar.

Deretan papan bunga dari berbagai tokoh penting, mulai dari politisi, tim sukses, hingga lembaga hukum, tampak berjejer di sekitar area masjid. Sebagian besar berisi ucapan selamat dengan pesan bernada dukungan seperti “Selamat dan Semoga Amanah”, termasuk dari pihak yang mewakili Tim Ahli Penasihat Presiden RI.

Kehadiran karangan bunga itu memperlihatkan besarnya perhatian dan dukungan elit terhadap kepengurusan baru.

Baca Juga: Rido, Anak Disabilitas asal Purwakarta Korban Pengeroyokan di Karawang, Meninggal Dunia

Namun, di antara kemegahan karangan bunga resmi tersebut, sebuah papan berwarna hijau dan merah mencuri perhatian. Di bagian atasnya tertulis kaligrafi “Bismillah”, sementara di bagian tengah terpampang pesan tajam: “APAKAH INI SEMUA BAIK-BAIK SAJA”.

Tak seperti papan lainnya, karangan bunga ini dikirim atas nama “Hamba Allah NU Sok Ka Masjid” — sebuah identitas anonim yang mengaku sebagai jamaah rutin.

Pesan itu seolah menjadi bentuk protes diam dari masyarakat akar rumput. Tidak frontal, tapi jelas mengandung kritik terhadap proses pelantikan maupun dinamika di balik perubahan kepengurusan masjid.

Pesan tersebut seakan mewakili suara jamaah biasa yang mempertanyakan apakah semua berjalan sesuai nilai-nilai kejujuran dan keterbukaan. ***