POJOKSATU.id, KARAWANG – Sebuah video keributan yang melibatkan sejumlah orang diduga relawan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Karawang viral di media sosial TikTok. Rekaman itu memperlihatkan adanya protes dari karyawan atau relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pancawati, Kecamatan Karawang, yang menuntut kejelasan pembayaran gaji.
Dalam narasi yang beredar, para relawan menuding belum menerima hak mereka dengan alasan masih dalam tahap pelatihan (training). Namun, pihak pengelola SPPG Karawang Klari Pancawati 2 langsung menepis isu tersebut dengan memberikan klarifikasi resmi.
Kepala SPPG Desa Pancawati, Ika Yuliantika, menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik-baik.
Baca Juga: IWAPI dan GOW Karawang Kompak Sukseskan Peringatan Hari Kesehatan Nasional
“Permasalahan itu sudah kami tuntaskan malam itu juga. Sebenarnya hanya terjadi miskomunikasi antara pihak relawan dan pengelola,” ujar Ika saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2025).
Menurutnya, setelah dilakukan dialog bersama, semua pihak telah memahami duduk perkara yang sebenarnya dan sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan. “Tidak ada masalah lagi, semuanya sudah selesai dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu relawan yang turut berada di lokasi membenarkan bahwa sempat terjadi ketegangan kecil akibat perbedaan persepsi.
“Kemarin memang ada sedikit salah paham antara relawan dan pihak yayasan, tapi malam itu juga sudah beres. Kami sudah menerima hak kami sesuai ketentuan,” ujarnya.
Atas kejadian yang sempat menjadi sorotan publik, para relawan menyampaikan permohonan maaf. Mereka berharap peristiwa tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih jauh di masyarakat.
Baca Juga: Kabag Ops Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Aksi Buruh di Pemda Karawang
“Kami para relawan meminta maaf atas kejadian yang sempat viral itu. Semuanya hanya karena salah komunikasi,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Ika Yuliantika menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat sistem manajemen dan administrasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami akan melakukan evaluasi dan pembenahan sistem agar semua pihak, baik relawan maupun pengelola, merasa nyaman bekerja. Dengan begitu, hasil produksi makanan bergizi gratis bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini, lanjut Ika, merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Tujuan utama program ini adalah memperbaiki gizi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi unggul di masa depan. Kami di SPPG Karawang berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan program ini,” tegasnya.
Para relawan pun kini kembali melanjutkan tugas seperti semula demi mendukung keberlangsungan distribusi makanan bergizi bagi siswa sekolah dasar di wilayah Karawang dan sekitarnya. ***




