POJOKSATU.id, KARAWANG – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Bersama Kodim 0604/Karawang, TNI menggulirkan program Kompi Produksi yang menyasar tiga sektor utama, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas karena dinilai menjadi langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan yang dimulai dari tingkat daerah. Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto, menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“TNI hadir di tengah masyarakat untuk membantu, terutama dalam hal kedaulatan pangan. Program Kompi Produksi ini adalah bukti sinergi kami dengan masyarakat Karawang untuk memastikan ketersediaan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Letkol Naryanto.

Baca Juga: Aktivis Islam Janji Demo Berjilid-Jilid Jika THM Helens Atau Holiwings Tetap Beroperasi di Karawang

Sejauh ini, program Kompi Produksi sudah menunjukkan hasil nyata. Pada sektor pertanian, Koramil 0411/Telukjambe dan Koramil 0412/Klari berhasil menggarap 25 persen dari target lahan seluas 1 hektar yang diproyeksikan untuk budidaya jagung. Proses pengolahan tanah, pembersihan rumput, hingga persiapan media tanam sudah dilakukan sebagai fondasi awal produksi.

Di bidang peternakan, pembangunan kandang domba untuk lokal breeding telah selesai 100 persen dan kini ditempati sembilan ekor domba. Pembuatan kandang tambahan untuk 10 pejantan juga tengah dikerjakan. Sementara itu, pembangunan kandang bebek modern di wilayah Koramil 0403/Rawamerta hampir rampung dengan progres 90 persen. Kandang tersebut dilengkapi instalasi air, listrik, serta paving block, dan direncanakan segera menampung 100 ekor bebek pada pekan depan.

Baca Juga: Cheerleaders SMAN 1 Karawang Raih Juara Internasional di Thailand

Tak hanya itu, sektor perikanan juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Ribuan bibit ikan sudah ditebar di beberapa kolam. Tercatat 1.000 ekor lele menghuni kolam bioflok, sementara 7.500 ekor nila tersebar di kolam besar, kolam taman, hingga kolam bioflok. Seluruh program ini ditargetkan menghasilkan panen ikan dalam waktu dekat dengan total sasaran 10.000 bibit.

Program Kompi Produksi bukan hanya difokuskan untuk meningkatkan hasil pangan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui penerapan teknik pertanian modern, pengelolaan peternakan, serta budidaya ikan yang efektif, masyarakat diajak untuk bersama-sama membangun kemandirian pangan. Dengan demikian, Karawang diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warganya. ***